Slavia Praha Vs Arsenal 0-4, Rowe dan Saka Dipuji Legenda The Gunners

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arsenal, Martin Odegaard berselebrasi dengan rekannya, Granit Xhaka dan Bukayo Saka setelah menjebol gawang Olympiakos dalam leg pertama babak 16 besar Liga Europa di Stadion Karaiskakis, Yunani, 11 Maret 2021. Gol perdana Martin Odegaard bersama Arsenal ikut mewarnai kemenangan The Gunners dalam laga ini. REUTERS/Alkis Konstantinidis

    Pemain Arsenal, Martin Odegaard berselebrasi dengan rekannya, Granit Xhaka dan Bukayo Saka setelah menjebol gawang Olympiakos dalam leg pertama babak 16 besar Liga Europa di Stadion Karaiskakis, Yunani, 11 Maret 2021. Gol perdana Martin Odegaard bersama Arsenal ikut mewarnai kemenangan The Gunners dalam laga ini. REUTERS/Alkis Konstantinidis

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga kedua perempat final Liga Europa antara Slavia Praha vs Arsenal pada dinihari tadi berakhir dengan skor 0-4. Kemenangan itu membuat Arsenal lolos ke babak semifinal.

    Legenda Arsenal Martin Keown memuji dua pemain muda Arsenal, Emile Smith Rowe dan Bukayo Saka pada laga tersebut. Menurut dia, keduanya tampil luar biasa karena mampu bertahan maupun menyerang dengan sama baiknya.

    "Sangat mengesankan, dan mereka berada di semua area pada lapangan. Dari belakang hingga ke tengah... lalu ke depan, anda lihat Saka dan Smith Rowe, mereka adalah pemain bertalenta yang sesungguhnya," ujar Keown kepada BT Sport.

    Dia menyatakan bahwa telah mendengar komentar para pelatih di akademi Arsenal soal kemampuan Bukayo Saka. Menurut dia, performa si pemain membuktikan ucapan para pelatih tersebut.

    "Benar-benar luar biasa. Saka, dia bisa bermain di mana saja. Kami mendengar kata-kata guru olahraganya tentang seberapa bagus dia di berbagai posisi, dia telah membuktikannya pada malam ini," kata Keown.

    Keown juga menyatakan terkesan dengan kemampuan Smith Rowe saat memberikan umpan matang yang berujung pada gol Nicolas Pepe. Menurut dia, umpan tersebut menunjukkan ketenangan dan determinasi yang dimiliki Smith Rowe sebagai pemain muda.

    "Bagaimana dia bisa melewati itu [saat memberikan assist untuk Pepe]? Dia memiliki ketenangan dan determinasi, tak panik dan sangat cerdas, nutmeg kecil dan diikuti oleh operan," kata Keown lagi.

    "Pepe, karena dia menunda tembakan itu dengan sentuhan tambahan, caranya mengangkat bola melewati penjaga gawang itu brilian," pungkasnya.

    Emile Smith Rowe dan Bukayo Saka memang menjadi dua motor serangan Arsenal pada laga kontra Slavia Praha dinihari tadi. Smith Rowe sebenarnya sempat mencetak gol pembuka Arsenal pada menit ke-14.

    Akan tetapi gol itu dianulir wasit setelah Smith Rowe dianggap berada dalam posisi offside saat menerima bola liar hasil tendangan Bukayo Sakai yang ditepis penjaga gawang Ondrej Kolar.

    Semenit berselang Smith Rowe menjadi aktor penting dalam gol Nicolas Pepe. Dia melepaskan umpan terobosan kepada Pepe yang kemudian memperdaya Kolar dan membuat Arsenal unggul 1-0.

    Limaa menit berselang, giliran Saka yang mengobrak-abrik pertahanan Slavia. Penetrasinya ke kotak penalti pun harus dihentikan pemain bertahan Slavia sehingga berbuah hadiah penalti bagi Arsenal. Alexander Lacazette yang ditunjuk menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya.

    Pada menit ke-24, giliran Saka yang mencatatkan namanya di papan skor. Dia melakukan tusukan dari sisi kanan dan melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung oleh Kolar.

    Pada babak kedua, Lacazette mencetak gol keduanya dan membuat Arsenal meraih kemenangan 4-0.

    Kemenangan pada laga Slavia Praha vs Arsenal itu membuat anak asuh Mikel Arteta melaju ke partai semifinal Liga Europa. Mereka akan menghadapi Villarreal yang ditangani mantan manajer mereka, Unai Emery.

    UEFA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H