Liverpool Ikut Liga Super Eropa, James Milner: Saya Tak Menyukainya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Leeds United Diego Llorente melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Liverpool dalam pertandingan Liga Inggris di Elland Road, Leeds, 20 April 2021. Leeds United berhasil tahan imbang Liverpool 1-1. Pool via REUTERS/Lee Smith

    Pemain Leeds United Diego Llorente melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Liverpool dalam pertandingan Liga Inggris di Elland Road, Leeds, 20 April 2021. Leeds United berhasil tahan imbang Liverpool 1-1. Pool via REUTERS/Lee Smith

    TEMPO.CO, Jakarta - Keikutsertaan Liverpool di ajang Liga Super Eropa mendapat tentangan dari pemainnya, James Milner. Dia menyatakan sepakat dengan pendapata sebagian besar pihak yang menilai kompetisi itu akan melanggengkan kekuatan dana hanya di segelintir klub elit saja.

    Berbicara usai Liverpool ditahan imbang Leeds United 1-1 pada lanjutan Liga Inggris, Milner menyatakan tak tahu apakah para pemain The Kop iikut membicarakan soal Liga Super Eropa. Yang pasti, dia menyatakan ketidaksetujuannya terhadap wacana kompetisi tersebut.

    "Menurut pendapat saya, saya tidak menyukainya dan semoga saja itu tak terjadi," kata Milner.

    "Mungkin sama seperti yang orang-orang bicarakan sejak kemarin. Kami sebagai pemain sibuk mempersiapkan pertandingan. Saya bisa membayangkan apa yang dikatakan soal ini dan saya sepakat atas sebagian besar kritik," ujarnya.

    Liverpool merupakan satu dari 12 klub elit Eropa yang disebut telah sepakat untuk menggelar kompetisi Liga Super Eropa. Dari ke-12 klub itu, enam diantaranya berasal dari Inggris, yaitu: Manchester United, Manchester City, Chelsea, Arsenal dan Tottenham Hotspur.

    Enam klub lainnya adalah Inter Milan, AC Milan, Juventus, Atletico Madrid, Barcelona dan Real Madrid. Selain itu, tiga klub elit Eropa lainnya disebut juga akan bergabung dengan Liga Super Eropa.

    Pengumuman akan bergulirnya Liga Super Eropa sendiri sudah menuai protes dari banyak kalangan. Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengutuk langkah ke-12 klub tersebut dan menyebut kompetisi itu sebagai bentuk ketamakan para klub-klub besar.

    Perdana Menteri Italia, Mario Draghi, menyatakan siap mendukung sikap tegas UEFA untuk menolak rencana Liga Super Eropa. Dia bahkan menyatakan mendukung otoritas sepak bola Italia untuk menjatuhkan hukuman kepada tim asal Negeri Piza yang mengikuti kompetisi itu.

    Di Inggris, 14 klub diluar enam klub yang menyatakan akan bergabung, mengutuk kompetisi tersebut. Mereka disebut akan segera menggelar pertemuan dengan CEO EPL, pengelola Liga Inggris, Brian Master, pada hari ini.

    Laga Leeds United vs Liverpool sendiri sempat diwarnai protes atas kompetisi itu. Pada pemain Leeds United melakukan pemanasan dengan mengenakan kemeja bertuliskan slogan "Earn It" di bawah logo Liga Champions.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H