Presiden Barcelona Anggap Liga Super Eropa Tetap Diperlukan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden klub Bracelona terpilih Joan Laporta saat konferensi pers di Camp Nou, Barcelona, 8 Maret 2021. Sebelumnya Joan Laporta pernah menjadi presiden Barcelona pada 2003 dan 2010. REUTERS/Albert Gea

    Presiden klub Bracelona terpilih Joan Laporta saat konferensi pers di Camp Nou, Barcelona, 8 Maret 2021. Sebelumnya Joan Laporta pernah menjadi presiden Barcelona pada 2003 dan 2010. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Kompetisi Liga Super Eropa dipastikan tak akan bergulir pada musim depan setelah delapan dari dua belas klub pendukungnya menyatakan mundur. Presiden Barcelona, Joan Laporta, menilai kompetisi tersebut tetap diperlukan untuk memberikan tambahan penghasilan kepada klub-klub elit Eropa.

    Barcelona menjadi empat tim yang tetap mendukung kompetisi itu bersama Real Madrid, Juventus dan AC Milan. Delapan tim yang mengundurkan diri adalah Manchester City, Manchester United, Chelsea, Arsenal, Tottenham Hotspur, Liverpool, Inter Milan dan Atletico Madrid.

    Joan Laporta mengatakan liga tersebut sangat diperlukan. Dia membantah kompetisi itu dibuat untuk menyaingi liga-liga nasional di masing-masing negara.

    "(Liga Super) mutlak diperlukan. Kami adalah pendukung liga nasional dan kami akan berbicara dengan UEFA," kata Laporta di stasiun televisi Spanyol TV3, yang dikutip Marca.

    "Kami harus mengambil langkah hati-hati. Itu (ESL) diperlukan, tetapi keputusan terakhir ada di tangan para anggota."

    Laporta menyiratkan bahwa Liga Super Eropa dibutuhkan agar klub-klub besar mendapatkan penghasilan yang lebih banyak. Meskipun demikian, dia menyadari bahwa klub elit seperti Barcelona harus tetap memberikan kontribusi kepada klub-klub kecil.

    "Klub-klub besar berkontribusi banyak dan kami harus berpartisipasi dalam distribusi ekonomi," kata dia.

    Meskipun demikian, Laporta tampak tak setuju jika Liga Super Eropa nantinya hanya akan diisi oleh 12 tim yang membentuk kompetisi itu. Penentuan siapa yang berhak bermain di kompetisi itu, menurut dia, tetap harus berdasarkan prestasi. Dia pun menyatakan siap berdialog dengan UEFA.

    "Ini harus menjadi kompetisi yang menarik, berdasarkan prestasi olahraga,” kata Laporta. "Kami terbuka untuk berdialog dengan UEFA. Saya pikir akan ada kesepahaman."

    Ajang Liga Super Eropa awalnya memang digagas sejumlah tim elit Eropa untuk menyaingi Liga Champions. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menyatakan bahwa tim-tim besar seperti mereka dan Barcelona membutuhkan pendapatan tambahan agar terus bertahan. Liga Super Eropa nantinya hanya akan diisi oleh 12 tim pendiri plus lima tim yang masuk menjadi pilihan setiap tahunnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H