Final Piala FA Chelsea vs Leicester City, Begini Head-to-head Kedua Tim

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Chelsea, Tammy Abraham menyundul bola saat bertanding melawan Leicester City dalam Liga Premier Inggris di King Power Stadium di Leicester, Inggris, 19 Januari 2021. REUTERS/Tim Keeton

    Pemain Chelsea, Tammy Abraham menyundul bola saat bertanding melawan Leicester City dalam Liga Premier Inggris di King Power Stadium di Leicester, Inggris, 19 Januari 2021. REUTERS/Tim Keeton

    TEMPO.CO, JakartaChelsea akan menghadapi Leicester City pada partai final Piala FA 2020/2021 di Stadion Wembley, London, Sabtu, 15 Mei 2021. Pertandingan tersebut akan menandai pertandingan ke-10 kedua tim di ajang Piala FA.

    Meski sudah 10 kali bertemu, Chelsea dan Leicester baru sama-sama bertemu di partai puncak. Berikut adalah sejumlah catatan head-to-head Chelsea vs Leicester menjelang final Piala FA.

    - Dari 10 pertemuan, Chelsea mempunyai modal besar selalu mampu mengatasi Leicester dalam tujuh pertemuan dalam ajang Piala FA. Dua pertandingan lainnya harus ditentukan lewat laga ulang.

    - Kendati belum pernah menang dalam Piala FA, Leicester mampu mengalahkan Chelsea 2-0 dalam pertemuan terakhir keduanya di Liga Primer Inggris 19 Januari lalu.

    - Kekalahan kontra Leicester kala itu menjadi biang pemecatan Frank Lampard dari kursi manajer Chelsea. Ia digantikan oleh Thomas Tuchel yang juga baru dipecat dari klub raksasa Prancis, Paris Saint-German (PSG).

    - Sejak ditangani Tuchel, Chelsea hanya menelan dua kekalahan dan memetik 13 kemenangan dalam 20 pertandingan dalam kompetisi domestik (Liga Inggris dan Piala FA). Pada periode periode yang sama Leicester besutan Brendan Rodgers cuma menang 11 kali dan kalah lima kali.

    - Dalam Piala FA, Chelsea mempunyai rekam jejak lebih mentereng yakni koleksi delapan trofi dari 14 final yang dilakoni. Sedangkan, Leicester selalu gagal menang dalam empat kesempatan tampil pada partai pemungkas.

    - Chelsea tahun lalu mencapai final dan dikalahkan Arsenal 1-2, sedangkan Leicester terakhir kali tampil dalam final lebih dari setengah abad lalu, yakni pada 1969. Kala itu, Leicester dikalahkan Manchester City.

    - Baik Tuchel maupun Rodgers sama-sama berkesempatan mempersembahkan trofi pertama bagi klub masing-masing di Wembley. Bedanya, Tuchel bisa meraihnya hanya dalam kurun waktu kurang dari lima bulan, sedangkan Rodgers perlu dua tahun untuk mendapatkan trofi.

    - Tammy Abraham di Chelsea dan Kelechi Iheanacho di Leicester City sama-sama berpeluang memantapkan diri sebagai top skor utama Piala FA musim ini. Keduanya saat ini sama-sama mengoleksi empat gol.

    Baca juga : Jadwal Bola Live Sabtu 15 Mei: Liga Inggris, Final Piala FA, Liga Italia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.