Aston Villa Vs Chelsea 2-1, Tuchel: Kami Beruntung

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Chelsea Thomas Tuchel. REUTERS

    Pelatih Chelsea Thomas Tuchel. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga pekan terakhir Liga Inggris antara Aston Villa vs Chelsea berakhir dengan skor 2-1. Kekalahan itu nyaris membuat The Blues tersingkir dari empat besar jika tidak dibantu oleh Tottenham Hotspur yang mengalahkan Leicester City dengan skor 4-2.

    Manajer Chelsea, Thomas Tuchel menyatakan timnya beruntung karena bisa mempertahankan tiket Liga Champions di akhir musim ini. Dia pun menilai Chelsea masih butuh banyak belajar menghadapi laga krusial seperti ini.

    "Kami beruntung Tottenham membantu kami dan menyelesaikan pekerjaan kami hari ini. Kami datang untuk menang dan menyingkirkan keraguan tetapi itu tidak mungkin," kata Tuchel usai pertandingan.

    "Kami berada di posisi yang memungkinkan untuk berakhir di empat besar meski dengan kekalahan itu karena kerja keras tim dan hasil bagus secara konsisten."

    "Itu adalah target utama kami tetapi yang jelas kami tidak bermain atau mempersiapkan diri untuk laga hari ini. Kami mempersiapkan pertandingan dan targetnya adalah memenangkan pertandingan dan saya pikir, sekali lagi, kami benar-benar mampu memenangkan pertandingan ini."

    "Kami tim yang masih muda, masih banyak pemain yang bermain untuk meraih trofi pertamanya, berjuang untuk pertama kalinya di pertandingan besar, Anda bisa melihatnya, jelas. Begitulah caranya, kami perlu belajar dan berkembang," kata dia.

    Tuchel pun menyatakan sudah sedikit lega pada akhir pertandingan meskipun Chelsea kalah. Pasalnya dia sudah mengetahui laga Leicester City vs Tottenham Hotspur berakhir dengan skor 2-4.

    "Saya tahu itu (hasil Leicester City vs Tottenham) mungkin tiga atau empat menit sebelum pertandingan kami berakhir karena pertandingan di Leicester sudah berakhir sedikit lebih awal, jadi kami tahu. Tentang hasil dan sudah jelas kami lolos," kata dia.

    Saat ditanya soal persiapan timnya menghadapi final Liga Champions menghadapi Manchester City akhir pekan ini, Tuchel menyatakan Chelsea masih memiliki banyak pekerjaan. Dia pun menyatakan kekalahan dari Aston Villa itu tak membantu mereka untuk menghadapi laga tersebut.

    Meskipun demikian, dia meyakini timnya akan siap untuk menghadapi laga yang akan digelar di Porto, Portugal itu.

    "Besok, banyak (pekerjaan yang harus dikerjakan untuk menyambut final Liga Champions). Kekalahan hari ini tak terasa baik," kata dia. "Kami berhasil (mencapai final Liga Champions), dan kami akan tiba di Porto dengan keyakinan penuh."

    "Kami perlu memperbaiki sejumlah detail permainan dan kami harus tepat pada hari Sabtu karena kami menginginkan hasil yang positif," kata dia.

    Chelsea memang sempat terancam gagal lolos ke Liga Champions karena pada akhir babak pertama mererka tertinggal 0-1 sementara Leicester City imbang 1-1 dengan Tottenham Hotspur. Pada awal babak kedua, peluang mereka semakin kecil setelah Aston Villa mencetak gol keduanya dan Jamie Vardy membawa Leicester City unggul 2-1.

    Pada pertengahan babak kedua, Ben Chillwell sedikit membuka peluang dengan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Gol bunuh diri Kasper Schmeichel yang membuat laga Leicester vs Tottenham imbang pun membuat The Blues kembali naik ke posisi keempat dengan perolehan sama 67 angka.

    Dua gol Gareth Bale yang membungkus kemenangan bagi Tottenham pada akhir pertandingan semakin menguatkan posisi Chelsea. Leicester City dipastikan tak mendapatkan tambahan angka, tetap 66, dan dipastikan menduduki posisi kelima.

    Terlepas dari hasil laga Aston Villa vs Chelsea itu, peluang Leicester City untuk meraih posisi empat besar klasemen akhir Liga Inggris pun pupus karena pada laga lainnya Liverpool berhasil mengalahkan Crystal Palace dengan skor 2-0. Liverpool mengakhiri musim ini di posisi ketiga dengan perolehan 69 angka.

    SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.