Kongres PSSI Digelar Sabtu Ini 29 Mei, Bahas Dua Agenda Utama

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo PSSI. (pssi.org)

    Logo PSSI. (pssi.org)

    TEMPO.CO, JakartaKongres biasa PSSI digelar di salah satu hotel di Jakarta, Sabtu, 29 Mei 2021, mulai pukul 14.00 WIB. Ada dua agenda utama dalam kongres ini, yaitu laporan pelaksanaan program PSSI tahun 2020 dan rencana program PSSI tahun 2021.

    Ada 87 pemegang suara (voter) yang akan menghadiri kongres tersebut. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, perwakilan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia serta Komite Olahraga Indonesia juga dijadwalkan hadir.

    Kemudian, ada pula delegasi dari FIFA dan AFC yang mengikuti acara tersebut secara virtual.

    Adapun 87 voter PSSI terdiri dari 34 asosiasi provinsi, 18 tim Liga 1, 16 tim Liga 2, 16 tim Liga 3 dan tiga asosiasi di bawah naungan PSSI, yaitu Asosiasi Futsal Indonesia, Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia serta Asosiasi Pelatih Indonesia.

    "Semoga kongres berjalan sukses, lancar dan semuanya dapat menjalankan hasil kongres. Saya juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Menpora dan sejumlah undangan lainnya yang berkenan hadir," kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Sabtu.

    Kongres PSSI 2021 terasa berbeda dari kegiatan serupa tahun-tahun sebelumnya karena dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19.

    Protokol kesehatan pencegahan COVID-19 pun diterapkan di tempat pelaksanaan, salah satunya dengan mewajibkan semua peserta kongres menjalani uji usap (swab test) antigen beberapa jam sebelum acara dimulai.

    Prosedur lain yang mesti dipatuhi peserta kongres, yaitu wajib menggunakan masker, sebisa mungkin menjaga jarak di lokasi acara dan selalu mencuci tangan dengan cairan pembersih yang diletakkan di beberapa titik di lokasi. 

    Baca Juga: Hari Ini Jadwal Timnas Indonesia vs Oman


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.