Prediksi Italia vs Wales di Grup A Euro 2020 Ahad Malam Ini 20 Juni

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang  Italia Ciro Immobile melakukan selebrasi bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Swiss dalam pertandingan Grup A Piala Eropa 2020 di Stadio Olimpico, Roma, 17 Juni 2021. Pool via REUTERS/Alessandra Tarantino

    Penyerang Italia Ciro Immobile melakukan selebrasi bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Swiss dalam pertandingan Grup A Piala Eropa 2020 di Stadio Olimpico, Roma, 17 Juni 2021. Pool via REUTERS/Alessandra Tarantino

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertandingan Italia vs Wales akan tersaji pada matchady ketiga Grup A di Stadion Olimpico, Roma, Ahad malam, 20 Juni 2021. Pertandingan akan berlangsung mulai 23:00 WIB dengan disiarkan RCTI, iNews, dan Mola TV.

    Latar Belakang

    Laga ini akan digelar bersamaan dengan partai Grup A lainnya: Swiss vs Turki. Italia sudah lolos ke babak 16 besar. Mereka mengemas nilai 6, diikuti Wales (4), Swiss (1), dan Turki (0).

    Italia hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci status juara Grup A. Hasil imbang juga akan memastikan langkah Wales ke babak 16 besar sebagai runner-up grup.

    Jika menang, Wales akan lolos ke babak 16 besar selaku juara Grup A didampingi Italia sebagai runner-up.

    Kabar Italia

    Pelatih Timnas Italia Roberto Mancini meminta timnya waspada saat menghadapi Wales. Ia membandingkan lawannya dengan tim Inggris Stoke City yang memiliki kemampuan teknis yang cukup untuk membuat khawatir Azzurri.

    Mancini menghabiskan tiga setengah tahun sebagai manajer Manchester City antara 2009 dan 2013. Dalam kurun tersebut,ia melihat tim Liga Premier sering berjuang dengan permainan fisik Stoke.

    "Stoke memiliki gaya permainan yang sangat tangguh, mereka sangat sulit ditembus," kata Mancini. "Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit dari perspektif fisik karena mereka adalah tim yang kuat seperti Stoke, tetapi mereka juga sangat teknis."

    "Wales memiliki pemain seperti (Joe) Allen, (Gareth) Bale dan (Daniel) James. Mereka memiliki beberapa pemain berkualitas dan terampil."

    Italia dinilai jadi favorit juara. Azzurri tampil sempurna dalam dua laga awalnya, sedangkan tim unggulan lain, seperti Inggris, Spanyol, Portugal, Prancis, dan Jerman.

    Dua kemenangan 3-0 dari dua pertandingan babak grup memastikan Italia telah memenangi 10 pertandingan berturut-turut, semuanya tanpa kebobolan. Mereka hanya terpaut satu pertandingan lagi untuk menyamai rekor tak terkalahkan terlama mereka (30 pertandingan) yang terjadi antara 1935 dan 1939.

    Mancini menegaskan timnya bukanlah favorit. "Prancis, Spanyol, Jerman, dan Portugal sudah terbiasa menang, mereka penuh dengan pemain luar biasa," katanya. "Prancis tetap favorit meski bermain imbang dengan Hungaria. Lalu juga akan ada Belgia. Menurut saya tidak ada yang berubah (pada berbagai calon pemenang)."

    Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini memberi instruksi saat sesi latihan bersama menjelang pertandingan EURO 2020. REUTERS/Mike Hewitt

    Setelah tiket 16 besar ada di tangan, Mancini mengatakan akan merotasi beberapa pemain pada laga ini. Marco Verratti, yang belum tampil di turnamen karena cedera lutut, akan tampil.

    "Besok malam akan menjadi pertandingan ketiga kami dan kami akan melakukan rotasi terlepas, bahkan jika ini adalah pertandingan yang harus dimenangi," kata dia. "Pertandingan ketiga dalam waktu 10 hari dengan suhu 30 derajat, Anda membutuhkan kaki yang segar di luar sana."

    "Marco perlu bermain. Sampai hari ini, setelah sekian hari berlatih, dia baik-baik saja."

    Selanjutnya: Kabar Wales


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.