Kontroversi Laga Brasil Vs Kolombia, Bagaimana Aturan FIFA jika Bola Kena Wasit?

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Brasil Roberto Firmino melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Kolombia dalam pertandingan Grup B Copa America 2021 di Estadio Nilton Santos, Rio de Janeiro, Brasil, 24 Juni 2021. REUTERS/Ricardo Moraes

    Penyerang Brasil Roberto Firmino melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Kolombia dalam pertandingan Grup B Copa America 2021 di Estadio Nilton Santos, Rio de Janeiro, Brasil, 24 Juni 2021. REUTERS/Ricardo Moraes

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada yang menarik dalam pertandingan Brasil vs Kolombia di babak penyisihan Grup B Copa America 2021, Kamis (24/6/2021). Gol Firmino pada menit ke-78 ramai dibahas karena sebelumnya bola sempat kena tubuh wasit. Lantas, bagaimana aturannya jika bola kena tubuh wasit? 

    Pada pertandingan itu Brasil menang 2-1 atas Kolombia. Kolombia sempat unggul melalui gol Luis Diaz. Namun, hasil akhir berbalik, Brasil unggul lewat gol Roberto Firmino (78') dan Casemiro (90+9').

    Insiden terjadi saat gol Firmino pada menit ke-78. Sebelum umpan silang diterima Firmino, bola lebih dulu mengenai bagian tubuh wasit. Namun, pertandingan tetap dilanjutkan. 

    Para pemain Kolombia pun protes kepada wasit. Kapten Kolombia, David Ospina, sampai adu argumen dengan wasit Nestor Pitada. 

    Menurut aturan baru FIFA, (The Laws of Game) yang dirilis pada 2019, bola yang mengenai tubuh official  match (wasit) seharusnya pertandingan dihentikan (dropped ball). Kemudian bola diberikan kepada pihak yang terakhir kali menguasai bola. 

    Aturan FIFA mengatakan bahwa bola 'keluar dari permainan', ketika menyentuh wasit pertandingan, tetap berada di lapangan permainan dan:

    • Sebuah tim memulai serangan yang menjanjikan; atau
    • Bola langsung masuk ke gawang; atau
    • Tim yang menguasai bola berganti.

    “Dalam semua kasus ini, permainan dimulai kembali dengan dropped ball.”

    Menurut aturan CONMEBOL (Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan), bola harus dianggap tidak dimainkan ketika:

    • Bola telah sepenuhnya melewati byline atau garis sentuh, baik di tanah atau di udara;
    • Bermain telah dihentikan oleh wasit;
    • Bola menyentuh anggota tim wasit, tetap berada di lapangan bermain dan sebuah tim memulai serangan yang menjanjikan atau bola langsung masuk gawang atau tim yang menguasai bola.

    Pada akhirnya pertandingan berlanjut. Protes berlangsung selama 5 menit, membuat pertandingan ini diberikan tambahan waktu hingga 10 menit. 

    Pada menit ke-99 Casemiro mencetak gol. Gol tersebut menutup kemenangan Brasil dengan skor 2-1.

    Merespons insiden tersebut, CONMEBOL pun mempublikasikan percakapan Pitana dengan petugas VAR. Baik Pitana dan petugas VAR menilai bahwa saat insiden itu terjadi, Brasil dianggap tidak sedang membangun serangan yang berbahaya.

    Atas dasar tersebut, Pitana pun mengesahkan gol Firmino. CONMEBOL menganggap Pitana tak membuat kesalahan.

    Meski sempat diwarnai protes karena bola mengenai tubuh wasit, Brasil tetap memastikan kemenangannya pada pertandingan itu. Brasil memuncaki klasmen dengan sembilan poin. Sedangkan Kolombia di peringkat kedua dengan empat poin.

    M. RIZQI AKBAR

    Baca juga: Hasil dan Klasemen Copa America 2021: Brasil Menang Kontroversial vs Kolombia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.