PSSI Tunda Liga 1 2021 Hingga Akhir Juli Karena Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno | ANTARA

    Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno | ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - PSSI secara resmi menunda Liga 1 2021 hingga akhir Juli mendatang. Keputusan itu dibuat setelah PSSI menerima surat dari Satgas Covid-19 pada Senin kemarin, 28 Juni 2021.

    Surat yang ditanda tangani oleh Ketua Satgas Covid-19, Ganip Warsito, tersebut, meminta PSSI untuk menunda Liga 1 karena kondisi pandemi Covid-19 yang tengah memburuk. Sekjen PSSI Yunus Nusi pun mengatakan bahwa keputusan itu dibuat setelah Ketua Umum Mochamad Iriawan berkoordinasi dengan Komite Eksekutif.

    "Disampaikan pada surat tersebut, Satgas Covid-19 meminta PSSI dan PT LIB untuk menunda kompetisi Liga 1 2021-2022. Untuk itu setelah berkoordinasi dengan Ketua Umum dan Exco PSSI, kami menunda kompetisi sampai akhir Juli 2021," kata Yunus Nusi melalui laman resmi PSSI.

    "Kami tentu mengikuti arahan pemerintah untuk menunda kompetisi. PSSI berharap pandemi Covid-19 cepat mereda dan situasi segera membaik agar kami dapat menjalankan kompetisi Liga Indonesia," tambahnya.

    Liga 1 2021 sebelumnya direncanakan bergulir pada 9 Juli mendatang. Kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia itu rencananya akan menggunakan format enam seri dimana keseluruhan seri akan digelar di Pulau Jawa.

    PSSI dan PT Liga Indonesia Baru juga telah mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh pemain hingga perangkat pertandingan diharuskan melakukan tes Covid-19 secara berkala.

    Untuk menghindari penularan Covid-19, setiap tim nantinya diharuskan menetap dengan sistem bubble to bubble. Selain itu, stadion yang akan digunakan juga dipastikan sudah disterilisasi. Seluruh pertandingan Liga 1 2021 rencananya juga akan digelar tanpa penonton.

    PSSI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.