Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Timnas Inggris ke Final Euro 2020, Media Italia Sebut UEFA Balas Budi

Reporter

Editor

Febriyan

image-gnews
Pemain Timnas Inggris Harry Kane berselebrasi usai menjebol gawang Denmark dalam laga semifinal Euro 2020, Kamis dinihari WIB, 8 Juli 2021. REUTERS/Justin Tallis
Pemain Timnas Inggris Harry Kane berselebrasi usai menjebol gawang Denmark dalam laga semifinal Euro 2020, Kamis dinihari WIB, 8 Juli 2021. REUTERS/Justin Tallis
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Keberhasilan Timnas Inggris melaju ke final Euro 2020 memang diwarnai kontroversi hadiah penalti. Media Italia La Gazetta Dello Sport menyebutkan bahwa hadiah tersebut sebagai balas budi karena Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berjasa besar membantu penghentian ajang Liga Super Eropa.

Dalam laporannya, Gazetta menyebut bahwa penalti tersebut merupakan hadiah kepada Johnson yang menonton langsung laga semifinal antara Inggris vs Denmark. Mereka mengaitkan penalti yang terjadi pada babak tambahan tersebut dengan bantuan Johnson menekan enam tim Liga Inggris - Manchester City, Manchester United, Chelsea, Arsenal, Tottenham Hotspur dan Liverpool - agar mencabut dukungannya kepada Liga Super Eropa.

Keenam tim itu memang langsung menarik dukungan dari Liga Super Eropa setelah Johnson menyatakan akan melakukan segala cara agar kompetisi itu tak berjalan sesuai rencana.

"Bersama otoritas sepak bola, kami akan melihat semua yang bisa kami lakukan untuk memastikan ini tidak berjalan seperti yang direncanakan," kata Johnson saat itu. "Saya tidak berpikir itu kabar baik untuk penggemar, saya pikir itu bukan kabar baik untuk sepak bola di negara ini."

Wacana Liga Super Eropa digulirkan pada awal tahun ini. Saat itu, enam tim besar asal Inggris bersama AC Milan, Inter Milan, Juventus, Atletico Madrid, Barcelona dan Real Madrid menyatakan mendukung kompetisi yang berada di luar naungan UEFA tersebut.

Rencananya, kompetisi itu hanya akan diisi ke-12 tim pendukung plus beberapa klub elit Eropa lainnya. UEFA pun murka dan menganggap kompetisi itu sebagai ancaman dari Liga Champions yang berada di bawah naungan mereka.

UEFA sempat mengancam akan menghukum para klub pendukung tersebut bahkan muncul wacana pemain di klub itu tak akan boleh tampil di ajang Euro 2020. Boris Johnson disebut menekan keenam klub asal Inggris untuk kemudian menarik dukungannya.

Langkah keenam tim Inggris itu pun diikuti oleh Atletico Madrid, AC Milan dan Inter Milan. Kini, konflik Liga Super Eropa pun masih tersisa antara Real Madrid, Barcelona dan Juventus versus UEFA.

Media Corriere dello Sport pun tak mau absen menyindir sukses The Three Lions. Mengutip pernyataan gelandang Timnas Italia, Marco Verratti, mereka menyebut penalti itu sebagai hadiah baik hati.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Katakanlah tadi malam adalah penalti yang murah hati. Jika saya menjadi wasit, saya tidak akan meniup peluit, tetapi ini adalah hal-hal yang merupakan bagian dari sepak bola," kata Verratti yang dikutip di bagian awal laporan itu.

Tak hanya itu, seorang netizen membuat petisi agar laga semifinal Euro 2020 antara Inggris vs Denmark diulang. Dalam petisi di laman Change.org itu, netizen tersebut menyatakan jika UEFA tak melakukan pertandingan ulangan, maka itu bukti kegagalan mereka melindungi permainan sepak bola.

Pada laga dinihari tadi, Timnas Inggris mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-102. Wasit Danny Makkelie meniupkan peluitnya setelah Raheem Sterling terjatuh saat mencoba menerobos sisi kiri kotak penalti Timnas Denmark.

Saat itu Sterling sempat dijaga oleh dua pemain Denmark, Joakim Maehle dan Mathias Jensen. Akan tetapi berbagai kalangan menilai kontak fisik yang dilakukan Maehle kepada Sterling terlalu lemah untuk membuatnya terjatuh.

Satu hal lain yang menjadi pertanyaan adalah karena Makkelie tak menghentikan pertandingan sebelum Sterling menerobos kotak penalti. Padahal saat itu terlihat jelas ada bola lain yang masuk ke lapangan.

Hadiah penalti itu pun dieksekusi oleh Harry Kane. Tendangan penyerang klub Tottenham Hotspur itu sempat ditepis penjaga gawang Kasper Schmeichel akan tetapi bola muntah justru kembali ke kaki Kane. Dia pun tak menyianyiakan kesempatan kedua itu dengan menceploskan bola ke dalam gawang. Skor 2-1 menutup babak tambahan semifinal Euro 2020 antara Inggris vs Denmark.

Pada partai final Euro 2020, Timnas Inggris akan menghadapi Timnas Italia yang sebelumnya telah lolos dengan menyingkirkan Spanyol melalui drama adu penalti. Laga itu final akan digelar di Stadion Wembley, London, pada Ahad malam 11 Juli 2021 waktu setempat atau pada Senin dinihari 12 Juli 2021.

DAILY MAI|CORRIERE DELLO SPORT

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terdepak dari Juventus, Leonardo Bonucci akan Ajukan Gugatan Hukum

17 hari lalu

Bek Juventus Leonardo Bonucci, berduel dengan pemain Sampdoria Mehdi Leris dalam pertandingan Liga Italia di Stadion Allianz, Turin, 21 September 2020. REUTERS/Massimo Pinca
Terdepak dari Juventus, Leonardo Bonucci akan Ajukan Gugatan Hukum

Leonardo Bonucci setuju mengakhiri kontraknya dengan Juventus untuk pindah ke Union Berlin.


Deretan Pemain yang Disebut Sebagai Generasi Emas Timnas Inggris

17 hari lalu

Soccer Football - International Friendly - Scotland v England - Glasgow, Scotland, Britain - September 12, 2023 England's Harry Maguire applauds fans after the match REUTERS/Carl Recine.
Deretan Pemain yang Disebut Sebagai Generasi Emas Timnas Inggris

Timnas Inggris memiliki beberapa nama pemain muda yang bersinar baik di level klub maupun timnas. Berikut deretan pemain timnas Inggris yang dianggap mewakili generasi baru.


Harry Maguire Mengaku Bisa Atasi Olok-olokan Fans Skotlandia: Jangan Khawatir Tentang Itu

18 hari lalu

Soccer Football - International Friendly - Scotland v England - Glasgow, Scotland, Britain - September 12, 2023 England's Harry Maguire applauds fans after the match REUTERS/Carl Recine.
Harry Maguire Mengaku Bisa Atasi Olok-olokan Fans Skotlandia: Jangan Khawatir Tentang Itu

Harry Maguire mengaku tidak ingin ambil pusing dalam menghadapi olok-olok fans Skotlandia. Ia yakin tempatnya di Manchester United aman.


Timnas Inggris Tekuk Skotlandia 3-1 di Laga Persahabatan, Harry Maguire Cetak Gol Bunuh Diri

19 hari lalu

Pemain Inggris Harry Kane mencetak gol ketiga mereka dalam pertandingan Persahabatan Internasional, antara Skotlandia vs Inggris di Glasgow, Skotlandia, Inggris, 12 September 2023. REUTERS/Russell Cheyne
Timnas Inggris Tekuk Skotlandia 3-1 di Laga Persahabatan, Harry Maguire Cetak Gol Bunuh Diri

Tiga gol timnas Inggris dicetak masing-masing oleh Phil Foden, Jude Bellingham, dan Harry Kane.


Rekap Hasil Kualifikasi Euro 2024 Rabu Dinihari 13 September: Timnas Spanyol dan Belgia Pesta Gol, Italia Juga Menang

19 hari lalu

Timnas Spanyol. REUTERS/Irakli Gedenidze
Rekap Hasil Kualifikasi Euro 2024 Rabu Dinihari 13 September: Timnas Spanyol dan Belgia Pesta Gol, Italia Juga Menang

Hasil Kualifikasi Euro 2024 pada Rabu dinihari, 13 September 2023: Timnas Spanyol, Italia, dan Belgia sama-sama menang.


Alasan Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate Mainkan Phil Foden di Posisi Sayap

20 hari lalu

Pemain Inggris Phil Foden (kiri). Reuters/Matthew Childs
Alasan Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate Mainkan Phil Foden di Posisi Sayap

Phil Foden merasa permainannya lebih cocok dengan peran pemain nomor 10.


Jadwal Bola Selasa hingga Rabu Pagi 12-13 September 2023: Timnas U-23, Italia, Spanyol, Brasil, Argentina

20 hari lalu

Ilustrasi sepak bola. REUTERS/Mike Hewitt
Jadwal Bola Selasa hingga Rabu Pagi 12-13 September 2023: Timnas U-23, Italia, Spanyol, Brasil, Argentina

Jadwal bola Selasa hingga Rabu pagi, 12-13 September 2023, menampilkan Timnas U-23, Kualifikasi Euro 2024, Kualifikasi Piala Dunia, FIFA Matchday.


Gelandang PSG Marco Verratti Disebut Segera Pindah ke Klub Qatar Al Arabi

21 hari lalu

Ekspresi pemain timnas Italia, Marco Verratti di akhir laga babak playoff kualifikasi Piala Dunia melawan Makedonia Utara di Stadion Renzo Barbera, Italia, 24 Maret 2022. Timnas Italia takluk 0-1 saat menjamu Makedonia Utara akibat gol Alesandar Trajkovski, yang tercipta di saat injury time. REUTERS/Guglielmo Mangiapane
Gelandang PSG Marco Verratti Disebut Segera Pindah ke Klub Qatar Al Arabi

Kesepakatan antara PSG dan Al Arabi untuk Marco Verratti dicapai 10 hari lalu dengan nilai transfer Rp 740,7 miliar.


Rekap Hasil Kualifikasi Euro 2024 Minggu Dinihari 10 September: Inggris dan Italia Seri, Belgia dan Swedia Menang

22 hari lalu

Timnas Italia. REUTERS/Ognen Teofilovski
Rekap Hasil Kualifikasi Euro 2024 Minggu Dinihari 10 September: Inggris dan Italia Seri, Belgia dan Swedia Menang

Hasil Kualifikasi Euro 2024 pada Minggu dinihari, 10 September 2023: Timnas Inggris dan Italia bermain imbang, sedangkan Belgia dan Swedia Menang.


Jadwal Bola Sabtu hingga Minggu Pagi 9-10 September 2023: Timnas U-23, Inggris, Italia, Inter Miami

23 hari lalu

Ilustrasi sepak bola. REUTERS/Mike Hewitt
Jadwal Bola Sabtu hingga Minggu Pagi 9-10 September 2023: Timnas U-23, Inggris, Italia, Inter Miami

Jadwal bola Sabtu hingga Minggu pagi, 9-10 September 2023: Timnas U-23, Kaulifikasi Euro 2023, Kualifikasi Piala Dunia 2026, MLS, FIFA Matchaday.