Juventus dan AC Milan Bertarung Memperebutkan Kaio Jorge dari Santos

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kaio Jorge. Playmakerstats.com

    Kaio Jorge. Playmakerstats.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua tim besar Serie A Liga Italia, Juventus dan AC Milan, kini sedang bertarung untuk mendapatkan pemain depan Santos, Kaio Jorge di bursa transfer musim panas ini.

    Pemain berusia 19 tahun itu memiliki catatan impresif enam gol dalam 10 pertandingan untuk Brasil di level U-17.

    Pelatih Santos, Fernando Diniz, mengonfirmasi bahwa beberapa klub Eropa berminat mengontrak Jorge, yang kontraknya akan berakhir Desember 2021. Klub meminta bayaran 10 juta euro untuk pemainnya itu.

    Menurut Sport Mediaset dan Calciomercato.com, Juventus kini telah bergabung dengan AC Milan dalam perlombaan untuk mengontrak Jorge.

    ADVERTISEMENT

    Rossoneri tetap menjadi favorit setelah mengajukan tawaran 6 juta euro. Tetapi Juventus tidak dapat dikesampingkan, terutama jika Cristiano Ronaldo mempertimbangkan untuk pindah ke klub lain.

    Jorge mencetak enam gol dengan tiga assist dalam 23 pertandingan kompetitif untuk Santos musim ini.

    "Beberapa klub Eropa menginginkannya," kata Diniz dalam konferensi pers.

    "Meskipun muda, Kaio bermain dengan kedewasaan dan karakter yang meningkat. Dia tahu perannya, percaya pada diri sendiri dan merupakan penyerang tingkat atas," tutur pelatih Santos itu.

    Klub Serie A, Napoli dan Lazio, dikatakan tertarik kepada pemain Brasil itu pada tahun lalu. Namun, mereka mengalihkan fokusnya kepada target yang lain.

    Liverpool juga dikaitkan dengan Kaio Jorge. Namun, sang pemain akan dijamin mendapat lebih banyak waktu bermain di AC Milan, yang memiliki sejarah panjang dengan kesuksesan talenta Brasil.

    FOOTBALL ITALIA

    Baca Juga: Setelah Olivier Giroud, AC Milan Incar Penyerang Muda Brasil Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.