Pemerintah Roma Tuding Pawai Juara Euro 2020 Sebagai Penyebaran Covid-19

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Timnas Italia yang baru menjuarai Euro 2020 berselebrasi bersama suporter di Roma, 12 Juli 2021. REUTERS/Yara Nardi

    Para pemain Timnas Italia yang baru menjuarai Euro 2020 berselebrasi bersama suporter di Roma, 12 Juli 2021. REUTERS/Yara Nardi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pawai yang dilakukan oleh Timnas Italia setelah menjuarai Euro 2020 dituding sebagai penyebab kasus Covid-19 di sana meningkat tajam. Otoritas setempat menyebut peningkatan itu sebagai "Efek Gravina", merujuk pada nama Presiden FIGC, PSSI-nya Italia, Gabriele Gravina.

    Otoritas kesehatan Roma sebelumnya memang menentang pawai yang dilakukan pekan lalu tersebut. Mereka telah memperingatkan potensi penyebaran Covid-19 yang tinggi jika Timnas Italia melakukan hal itu.

    Akan tetapi Gravina berkeras mereka akan melakukan pawai keliling kota Roma untuk memamerkan trofi Henry Delaunay yang berhasil kembali mereka raih sejak terakhir pada 1968 tersebut.

    Alhasil, pada 20 Juli kemarin kasus Covid-19 di Kota Roma disebut meningkat drastis. Sebanyak 681 orang dinyatakan positif dan satu orang disebut meninggal.

    ADVERTISEMENT

    Kepala Otoritas Kesehatan Roma, Alessio D'Amato, memprediksi angka tersebut akan terus meningkat selama beberapa hari ke depan. Akan tetapi dia menyatakan belum ada masalah berarti di rumah sakit untuk menangani lonjakan kasus itu.

    "Kita semua membayar apa yang disebut 'Efek Gravina', tetapi untungnya masih belum ada masalah di rumah sakit," kata D'Amato.

    "Kami akan terus melacak kasus-kasus baru sebagai hasil ketika kita kehilangan fokus pada perayaan kejuaraan Eropa. Tren kenaikan ini akan terus terjadi selama beberapa hari ke depan."

    Menurut D'Amato, sebagian besar para pasien yang dinyatakan positif Covid-19 itu kebanyak anak muda yang belum mendapatkan vaksin.

    "Sebagian besar kasus positif baru ini dialami oleh anak muda yang belum divaksin, jadi itu menunjukkan kepada kita semua sekali lagi betapa pentingnya vaksinasi."

    Menurut laporan Football Italia, para suporter Timnas Italia merayakan pesta sepanjang malam saat mereka meraih kemenangan atas Timnas Inggris di final Euro 2020. Protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan menggunakan masker juga terlihat tak banyak berlaku saat itu.

    FOOTBALL ITALIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...