Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Mesir vs Spanyol 0-0

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Spanyol Marco Asensio melakukan tendangan bebas ke arah gawang Mesir dalam laga pembuka sepak bola Olimpiade Tokyo, 22 Juli 2021. REUTERS/Kim Hong-Ji

    Pemain Timnas Spanyol Marco Asensio melakukan tendangan bebas ke arah gawang Mesir dalam laga pembuka sepak bola Olimpiade Tokyo, 22 Juli 2021. REUTERS/Kim Hong-Ji

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertandingan Mesir vs Spanyol menjadi laga pembuka kompetisi sepak bola Olimpiade Tokyo, Kamis, 22 Juli 2021. Kedua kubu yang berlaga di Grup C mengandalkan Tim U-23 bermain di Sapporo.

    Dalam pertandingan ini, kedua tim hanya bermain imbang 0-0. Hasil ini bisa disebut sebagai sebuah kejutan.

    Sejak awal Spanyol jauh lebih diunggulkan. Mereka sudah lebih berprestasi di Olimpiade dengan meraih satu emas dan dua perak. Mesir sejauh ini belum pernah medali.

    Secara materi pemain, Spanyol juga lebih unggul. La Roja diisi banyak pemain yang merumput di klub besar Eropa, termasuk Pau Torres, Pedri, Dani Olmo, Unai Simón, Marco Asensio yang menjadi starter dalam laga ini.

    ADVERTISEMENT

    Spanyol unggul jauh dalam hal penguasaan bola, mencapai 62 persen. Untuk urusan serangan mereka juga unggul jauh, dengan lima berbanding tiga tembakan terarah ke gawang lawan. Namun, dominasi itu tak didukung efektivitas di depan gawang lawan.

    Susunan Pemain Mesir vs Spanyol

    Mesir: Elshenawy; El Wench, Hegazy, Galal; Eraky, Ashour, Tawfik, Fotouh; Mohamed, Rayan, Sobhi.

    Spanyol: Unai Simon, Mingueza, Eric García, Pau Torres, Miranda; Pedri, Mikel Merino, Ceballos; Dani Olmo, Asensio, Oyarzábal.

    Kompetisi sepak bola Olimpiade Tokyo, di bagian putra, dibagi dalam empat grup berisi empat tim. Matchday pertama untuk seluruh grup akan berlangsung sepanjang Kamis hari ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...