Arsenal Akan Jual Alexandre Lacazette untuk Transfer Tammy Abraham dari Chelsea

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Arsenal Alexandre Lacazette melakukan selebrasi setalah mencetak gol ke gawang Sheffield United dalam pertandingan Liga Inggris di Bramall Lane, Sheffield, 12 April 2021. Arsenal berhasil menang besar 3-0 atas Sheffield. Pool via REUTERS/Laurence Griffiths

    Penyerang Arsenal Alexandre Lacazette melakukan selebrasi setalah mencetak gol ke gawang Sheffield United dalam pertandingan Liga Inggris di Bramall Lane, Sheffield, 12 April 2021. Arsenal berhasil menang besar 3-0 atas Sheffield. Pool via REUTERS/Laurence Griffiths

    TEMPO.CO, JakartaArsenal akan menjual Alexandre Lacazette demi bisa mengumpulkan dana untuk transfer Tammy Abraham dari Chelsea di bursa transfer musim panas ini.

    Tim asuhan Mikel Arteta ingin melepas beberapa pemain musim ini ketika mereka ingin membangun kembali skuad setelah hasil mengecewakan yang didapat musim lalu. The Gunners finis di urutan ke-8 klasemen Liga Inggris dan gagal mendapatkan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.

    Arsenal dilaporkan bersedia melepas Alexandre Lacazette dengan harga 15 juta pound sterling atau setara Rp 300 miliar, menurut The Sun. Dana dari penjualan itu akan digunakan untuk mendatangkan Abraham.

    Penyerang Inggris itu terpinggirkan posisinya di bawah Thomas Tuchel. Sebelumnya dia menjadi salah satu pemain andalan The Blues saat masih ditangani Frank Lampard.

    The Gunners siap memenuhi tuntutan gaji yang diajukan Abraham jika mereka bisa mencapai kesepakatan dengan rival mereka di London. Chelsea menghargai pemainnya itu 40 juta pound sterling.

    Tammy Abraham, 23 tahun itu mendapatkan bayaran 80 ribu pound sterling per pekan di Stamford Bridge. Dia menginginkan gaji 125 ribu pound sterling per pekan jika pindah ke Arsenal.

    MIRROR, MARCA

    Baca Juga: Bursa Transfer: Chelsea Tawarkan Tammy Abraham ke Arsenal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.