Take Kubo Bersinar di Olimpiade Tokyo, Berpeluang Masuk Tim Utama Real Madrid?

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Jepang di Olimpiade Tokyo. REUTERS/Molly Darlington

    Timnas Jepang di Olimpiade Tokyo. REUTERS/Molly Darlington

    TEMPO.CO, Jakarta - Take Kubo tampil luar biasa bersama timnas Jepang di Olimpiade Tokyo. Pemain sayap Real Madrid itu telah mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan di babak penyisihan grup, membantu negaranya lolos ke perempat final.

    Penampilannya yang apik di kejuaraan itu bisa menjadi jalan bagi pemain dengan nama lengkap Takefusa Kubo ini menembus tim utama Real Madrid yang kini dilatih Carlo Ancelotti. Bagaimana peluangnya bisa mendapatkan tempat di tim utama Los Blancos?

    Real Madrid yang saat ini mengalami kesulitan keuangan telah memaksa mereka berpisah dengan pemain kunci, seperti Sergio Ramos dan Raphael Varane. Tetapi, Kubo yang tampil gemilang bersama timnas Jepang di Olimpiade Tokyo dapat menyebabkan klub harus membuat keputusan sulit musim panas ini.

    Jika Real Madrid ingin mempertahankan pemain berusia 20 tahun itu di Santiago Bernabeu, mereka harus terdaftarnya sebagai salah satu dari tiga pemain non-Uni Eropa yang diizinkan La Liga untuk dimiliki setiap tim. Namun, sepertinya klub Spanyol itu mungkin tertarik untuk menguangkannya jika tawaran bagus datang.

    Pemain Real Madrid Takefusa Kubo, berusaha melewati pemain Fenerbahce dalam pertandingan perebutan juara 3 Audi Cup di Allianz Arena, Munich, 1 Agustus 2019. REUTERS/Michael Dalder

    Pemain jebolan akademi sepak bola Barcelona, La Masia, pada 2011-2015 itu bergabung dengan Los Blancos pada Juni 2019 dengan kontrak lima tahun. Meski terdaftar di tim U-19, dia bermain untuk Real Madrid B selama musim 2019-20 dan tampil secara reguler dengan tim utama selama tur pramusim di Amerika Serikat dan Jerman.

    Kubo kemudian dipinjamkan ke Villarreal pada Agustus 2020 untuk kontrak satu musim. Masa peminjamannya dihentikan pada 8 Januari 2021. Segera setelah itu dia dipinjamkan ke klub La Liga lain, Getafe, sampai akhir musim.

    Real Madrid dikabarkan tertarik mengontrak pemain Jepang itu. Namun, dengan penampilannya yang luar biasa di Olimpiade Tokyo, pemain berusia 20 tahun itu mungkin pantas mendapatkan kesempatan di skuad Ancelotti untuk musim 2021/22.

    Kubo mempunyai kemampuan dan keberanian untuk mengambil dan menggiring bola melewati lawan, meski tubuhnya kecil. Tetapi, pemain dengan kelebihan itu sudah ada di tim utama Real Madrid, seperti Marco Asensio, Rodrygo Goes, dan Vinicius Junior.

    Takefusa Kubo. (marca)

    Meski mempunyai kemampuan serupa dengan Kubo, mereka masih berjuang untuk menciptakan gol. Sementara, pemain Jepang itu telah membuktikan bahwa dia bisa mencetak gol. Tiga gol telah dia ciptakan dalam tiga pertandingan di Olimpiade Tokyo hingga saat ini.

    Gol pertama Kubo tercipta saat melawan Afrika Selatan, dari pergerakan mulus menyusul penguasaan bola yang bagus. Dua gol lainnya lebih mirip gol striker, hal ini menjadi tambahan kelebihan yang dia miliki.

    Jika Ancelotti ingin memasukannya ke skuadnya, slot pemain non-Uni Eropa bisa menjadi kendala. Saat ini, Real Madrid sudah ada lima pemain, yaitu Vinicius, Rodrygo, Eder Militao, Gareth Bale, dan Kubo.

    Vinicius telah mengajukan kewarganegaraan ganda, sementara Militao dianggap sebagai starter. Lalu, Rodrygo yang menjadi taruhan pribadi presiden klub, Florentino Perez.

    Bale bisa mendapatkan kesempatan di bawah Ancelotti setelah penampilannya yang apik selama mantra pertama pelatih Italia itu di Real Madrid.

    Dengan situasi di Real Madrid saat ini, sepertinya peluang Take Kubo untuk bisa menembus tim utama skuad Carlo Ancelotti tidaklah besar. Pemain berusia 20 tahun itu bisa saja memilih bergabung dengan klub lain yang berminat kepadanya, setelah tampil terbaik di Olimpiade Tokyo 2020.

    MARCA, FOOTBALL ESPANA, OLYMPICS.COM

    Baca Juga: Klasemen Sepak Bola Olimpiade Tokyo Grup A: Jepang Depak Prancis, Meksiko Lolos


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.