Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Berpeluang Raih Medali Emas Perdana

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luis Romo dari Meksiko dan Dani Alves dari Brasil saat tampil di semifinal Olimpiade Tokyo, di Ibaraki Kashima Stadium, Ibaraki, 3 Agustus 2021. REUTERS/Edgar Su

    Luis Romo dari Meksiko dan Dani Alves dari Brasil saat tampil di semifinal Olimpiade Tokyo, di Ibaraki Kashima Stadium, Ibaraki, 3 Agustus 2021. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Jakarta - Brasil akan menghadapi Spanyol dalam perebutan gelar juara di Olimpiade Tokyo pada Sabtu, 7 Agutus 2021, di Stadion Internasional Yokohama. Dani Alves berpeluang menyabet medali emas pertamanya.

    Juara bertahan memastikan lolos ke final Olimpiade Tokyo setelah mengalahkan Meksiko lewat adu penalti 4-1 di Stadion Ibaraki Kashima pada Selasa.

    Dalam pertandingan itu, Brasil sebenarnya tampil dominan tetapi sejumlah peluang berhasil digagalkan oleh penjaga gawang Guillermo Ochoa yang tampil gemilang.

    Dani Alves, 38 tahun, ditunjuk menjadi kapten di tim Samba di ajang kejuaraan ini, setelah dua tahun penampilan internasional terakhirnya. Dia menjadi salah satu bintang turnamen, bermain setiap menit membawa Brasil meraih empat kemenangan dari total lima pertandingan yang sudah dijalani.

    Mantan pemain Barcelona ini menjadi salah satu dari tiga pemain senior yang bergabung dengan pemain U-23 di turnamen ini. Ia menjadi bek kanan reguler dan mencetak penalti pertama saat adu penalti melawan Meksiko.

    Kapten Brasil Dani Alves, melakukan selebrasi setelah menjuarai Copa America usai mengalahkan Peru 3-1 dalam pertandingan Final Copa America 2019 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, 8 Juli 2019. REUTERS/Luisa Gonzalez

    Pertandingan melawan Spanyol di final akan menjadi spesial untuk Alves karena dia akan melawan negara yang dia sebut sebagai rumah keduanya.

    "Anda tahu tentang kelemahan saya untuk Spanyol, akan lebih baik saling berhadapan di final, untuk masa lalu saya, karena saya setengah Brasil, setengah Spanyol," kata mantan pemain Sevilla dan Barcelona ini di awal kompetisi.

    Bermain untuk Brasil di Olimpide bagi Alves mempunyai arti lebih dari meraih trofi. "Itu perasan mencapai mimpi, setiap atlet performa tinggi ingin berada di sini," ujarnya saat menanggapi kritik terhadap turnamen sepak bola di Olimpiade.

    "Berada di sini, bisa mewakili orang-orang dari negara saya, di sepak bola, adalah suatu kehormatan bagi saya."

    Alves telah meraih 43 gelar di berbagai level kejuaraan bersama timnas Brasil dan klub dalam karier profesionalnya. Ia menyabet satu gelar dengan Bahia, lima dengan Sevilla, 23 dengan Barcelona, dua dengan Juventus, enam dengan Paris Saint-Germain (PSG), satu dengan Sao Paulo, dan empat dengan timnas Brasil.

    Dani Alves menduduki peringkat teratas sebagai pemain dengan jumlah trofi terbanyak dalam sejarah sepak bola. Dia akan memperpanjang rekornya dengan medali emas Olimpiade Tokyo jika Brasil dapat mengalahkan Spanyol di final nanti.

    MARCA, OLYMPICS.COM

    Baca Juga: Semifinal Olimpiade Tokyo, Meksiko Vs Brasil 1-4 Setelah Adu Penalti


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.