Kubo Jadi Bintang di Olimpiade Tokyo, Bagaimana Masa Depannya di Real Madrid?

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Takefusa Kubo. REUTERS/Hannah Mckay

    Takefusa Kubo. REUTERS/Hannah Mckay

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain muda Real Madrid, Takefusa Kubo atau Take Kubo menjadi bintang di Olimpiade Tokyo saat bermain untuk timnas Jepang. Penampilannya menyedot perhatian sehingga klub-klub Liga Spanyol berminat kepadanya.

    Pemain sayap berusia 20 tahun itu menjadi pemain penting di skuad asuhan Hajime Mariyosu. Dia membantu tim sepak bola negaranya melangkah hingga ke semifinal, meski gagal maju ke final setelah dikalahkan Spanyol 0-1.

    Mereka kini bersiap untuk perebutan posisi ketiga, melawan Meksiko pada Jumat besok. Jika berhasil mengalahkan juara Olimpiade London 2012, tuan rumah akan meraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo.

    Kubo akan kembali ke ibu kota Spanyol pada pekan depan. Namun, dia tampaknya belum bisa tinggal di Real Madrid dan akan meninggalkan klub untuk sementara waktu lagi.

    Timnas Jepang di Olimpiade Tokyo. REUTERS/Molly Darlington

    Dia belum bisa masuk ke skuad tim utama Ancelotti karena slot untuk pemain non-Uni Eropa sudah penuh. Saat ini, Real Madrid sudah memiliki lima pemain non-Uni Eropa, yaitu Vinicius, Rodrygo, Eder Militao, Gareth Bale, dan Kubo.

    Kemungkinan Kubo akan didaftarkan pada musim 2022/23 ketika Vinicius Junior diperkirakan selesai pengurusan kewarganegaraan ganda yang kini sudah diajukan.

    Sebelumnya, ia akan kembali menjalani masa peminjaman untuk musim ketiganya. Sejumlah klub dikabarkan telah menyatakan tertarik meminjamnya.

    Kubo yang pernah bergabung dengan akademi sepak bola Barcelona, La Masia, pada 2011-2015 itu pindah ke Real Madrid dari Tokyo FC pada Juni 2019 dengan diikat kontrak lima tahun. Ia bermain untuk Real Madrid B untuk musim 2019-20 meski terdaftar di tim U-19 dan tampil reguler dengan tim utama selama tur pramusim di Amerika Serikat dan Jerman pada musim itu.

    Kubo kemudian dipinjamkan Real Mallorca pada 2019-2020, lalu ke Villarreal pada Agustus 2020 untuk kontrak satu musim. Masa peminjamannya dihentikan pada 8 Januari 2021. Segera setelah itu dia dipinjamkan ke klub La Liga lain, Getafe, sampai akhir musim.

    Real Madrid menjadi klub yang saat ini paling berminat meminjamnya. Klub La Liga itu berharap bisa mengulang kesuksesan mereka ketika merekrut Martin Odegaard dengan status pinjama dari Los Blancos pada 2019/20.

    Kedua klub Spanyol itu juga mempunyai hubungan kerja yang sangat baik. Los Merengues yang kini ditangani Imanol Alguacil akan senang dengan talenta muda asal Jepang itu.

    Real Mallorca, klub yang bermain di Divisi Primera Spanyol, juga tertarik pada Kubo, seperti sejumlah klub Bundesliga. Namun, keputusan final soal masa depannya akan ditentukan setelah dia kembali dari Olimpiade.

    Meski belum pernah bermain untuk salah satu klub terbesar, daya jual Kubo sangat signifikan. Sebagai bintang sepak bola asal Jepang, dia mendapatkan perhatian besar dari media internasional.

    Pertandingan Mallorca paling banyak ditonton di Jepang pada 2019/20 karena Kubo. Hal yang sama juga terjadi pada musim lalu dengan Villarreal dan Getafe, keduanya mengalahkan Real Madrid dan Barcelona dalam hal penonton televisi.

    La Liga dikabarkan sangat ingin Takefusa Kubo atau Take Kubo tetap di kompetisi sepak bola Spanyol, terutama saat kesepakatan televisi semakin sulit dinegosiasikan setelah pandemi Covid-19.

    MARCA, OLYMPICS.COM

    Baca Juga: Hasil Bola Olimpiade: Jepang vs Spanyol 0-1, La Rojita Hadapi Brasil di Final


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.