Demi Manchester City, Jack Grealish Tolak Tawaran Gaji Lebih Besar

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Inggris Jack Grealish mengontrol bola saat melakukan latihan jelang babak 16 besar Piala Eropa 2020 di St. George's Park, Burton Upon Trent, 25 Juni 2021. Inggris akan melawan Jerman pada babak 16 besar Piala Eropa 2021. REUTERS/John Sibley

    Gelandang Inggris Jack Grealish mengontrol bola saat melakukan latihan jelang babak 16 besar Piala Eropa 2020 di St. George's Park, Burton Upon Trent, 25 Juni 2021. Inggris akan melawan Jerman pada babak 16 besar Piala Eropa 2021. REUTERS/John Sibley

    TEMPO.CO, JakartaJack Grealish dikabarkan tinggal selangkah lagi bergabung dengan Manchester City. Dia disebut menolak tawaran kontrak baru dari Aston Villa dengan gaji lebih besar dari yang ditawarkan City.

    Sebelum menerima pinangan City, Villa disebut telah menawarkan kontrak baru kepada Grealish yang baru kembali dari berlibur. Dalam tawaran itu, Villa siap membayar lebih besar dari 200 ribu pound sterling atau sekitar Rp 4 miliar per pekan yang ditawarkan City.

    Akan tetapi Grealish disebut berkeras ingin hengkang. Dia menyatakan bahwa keinginannya untuk hijrah bukan karena uang, melainkan demi mewujudkan ambisi meraih gelar juara.

    Grealish menilai Villa tak dalam posisi bisa bersaing memperebutkan trofi Liga Inggris. Alasan yang kemudian dipahami oleh para petinggi Aston Villa dan akhirnya menerima uang 100 juta pound sterling atau sekitar Rp 2 triliun dari Manchester City.

    Peran Grealish di Aston Villa sendiri disebut sangat krusial. Musim lalu misalnya, mereka hanya meraih 21 persen kemenangan saat si pemain absen selama tiga bulan karena cedera. Sementara saat Grealish bermain, Villa mampu meraih 54 persen kemenangan dan akhirnya lolos dari zona degradasi.

    Grealish saat ini disebut tengah menjalani tes medis bersama Manchester City. Jika lolos, dia akan langsung menandatangani kontrak berdurasi empat tahun di klub kaya milik Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan itu, keluarga kerajaan Uni Emirat Arab.

    Keberadaan Pep Guardiola juga disebut sebagai faktor yang membuat Grealish ingin hengkang ke Manchester City. Dia ingin merasakan tangan dingin pelatih asal Spanyol tersebut.

    Akan tetapi Grealish harus menghadapi persaingan keras jika ingin menjadi pilihan nomor satu Guardiola. Pasalnya City saat ini sudah memiliki Raheem Sterling dan Phil Foden di posisi itu.

    Sterling juga merupakan pesaing utama Grealish di Timnas Inggris. Pada Euro 2020 lalu, Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate lebih memilih Sterling sementara Grealish hanya dijadikan pemain pengganti.

    Jika kontrak Jack Grealish kelar hari ini, Guardiola kemungkinan akan langsung menurunkannya pada laga Community Shield kontra Leicester City Sabtu mendatang. Kondisi Grealish sendiri disebut cukup bugar karena sebelumnya telah mengikuti latihan pra musim bersama Aston Villa.

    SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.