Jersey Ajax Amsterdam yang Terinsipirasi Bob Marley Diprotes UEFA

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jersey Ajax Amsterdam yang terinspirasi dari Bob Marley. Facebook

    Jersey Ajax Amsterdam yang terinspirasi dari Bob Marley. Facebook

    TEMPO.CO, Jakarta - UEFA dikabarkan melarang Ajax Amsterdam menggunakan kostum atau jersey mereka yang terinsipari oleh penyanyi Bob Marley. Klub asal Belanda itu pun akhirnya melakukan sedikit perombakan.

    Di awal musim ini, Ajax memperkenalkan kostum ketiga mereka yang terinsipirasi penyanyi reggae tersebut. Kostum berwawrna dasar hitam itu memiliki tiga garis berwarna merah, kuning dan hijau yang khas dengan agama Rastafari yang dianut si penyanyi.

    Tak hanya itu, Ajax juga menyematkan simbol tiga burung kecil di bagian belakang kostum itu, tepatnya sedikit di bawah kerah. Tiga burung kecil berwarna merah, kuning, hijau itu diambil dari salah satu lagu Marley berjudul "Three Little Birds".

    Pada akhir pekan kemarin, Ajax secara resmi menghilangkan bordiran tiga burung kecil itu. Dalam pernyataan resminya, mereka menyatakan bahwa UEFA melihat simbol tersebut sebagai bagian dari pernyataan politik yang dilarang dalam pertandingan sepak bola.

    "Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) melihat hal ini sebagai ekspresi yang berbeda dari logo klub, sponsor atau pun sponsor di bagian kerah. Mereka tak memperbolehkan ekspresi seperti itu," tulis Ajax.

    Hubungan Ajax dengan lagi Bob Marley dan lagu "Three Little Birds" berawal pada Agustus 2008. Dalam laga uji coba kontra Cardiff City, suporter Ajax mengumandangkan lagu tersebut dan sejak saat itu dianggap sebagai salah satu lagu kebesaran mereka. Mereka selalu menyanyikan lagu itu di setiap laga Ajax.

    Bob Marley dikenal sebagai penyanyi sekaligus tokoh yang kontroversial. Dia dianggap sebagai tokoh yang memperkenalkan agama Rastafari yang merupakan kepercayaan lokal di negara asalnya, Jamaika. Lagu dan musiknya pun kerap dikaitkan dengan kepercayaannya tersebut. Rastafarianisme dianggap sebagai salah satu pergerakan politik agar agama tersebut mendapatkan pengakuan di seluruh dunia.

    Dia juga dikenal sebagai tokoh yang mendorong legalisasi penggunaan mariyuana dan ikut bagian dalam kampanye Pan-Afrika. Dia pernah nyaris dibunuh karena aktivitas politiknya. Dia akhirnya meninggal karena kanker pada usia 36 tahun dan dimakamkan dalam upacara kenegaraan di Jamaika. 

    Anak perempuan Bob Marley, Cedella Marley, menyatakan bahwa ayahnya juga sangat menggemari sepak bola, selain musik. Dia pun merasa sangat tersanjung karena suporter Ajax menjadikan lagu ayahnya sebagai salah satu lagu resmi mereka.

    "Saya terkejut bahwa Ajax mengambil lagu Three Little Birds dan menjadikannya sebagai lagu mereka. Sepak bola adalah segalanya bagi ayah saya dan pergerakannya," kata Cedella yang juga mengutip salah satu ucapan Marley bahwa terdapat kemerdekaan dalam sepak bola.

    Meskipun menghapus simbol tiga burung kecil itu, Ajax Amsterdam tetap mempertahankan warna merah, kuning dan hijau dalam kostum ketiga mereka musim ini. Kostum yang terinsipirasi oleh Bob Marley itu akan digunakan mereka di ajang Liga Belanda maupun Liga Champions.

    AS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...