Ayah Nathan Ake Meninggal Setelah Anaknya Cetak Gol Perdana di Liga Champions

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester City Nathan Ake mencetak gol ke gawang RB Leipzig dalam pertandingan Grup A Liga Champions di Stadion Etihad, Manchester, 16 September 2021. Manchester City berhasil  menang 6-3 atas Leipzig. Action Images via Reuters/Lee Smith

    Pemain Manchester City Nathan Ake mencetak gol ke gawang RB Leipzig dalam pertandingan Grup A Liga Champions di Stadion Etihad, Manchester, 16 September 2021. Manchester City berhasil menang 6-3 atas Leipzig. Action Images via Reuters/Lee Smith

    TEMPO.CO, Jakarta - Kamis kemarin menjadi hari bersejarah sekaligus paling menyedihkan bagi bek Manchester City Nathan Ake. Pasalnya dia mencetak gol perdananya di Liga Champions dan mendapatkan kabar bahwa ayahnya meninggal usai pertandingan.

    Ayah Ake disebut meninggal hanya beberapa menit setelah anaknya menjebol gawang RB Leipzig dan membawa Manchester City menang 6-3. Dalam unggahan di media Instagram, Ake menyatakan bahwa ayahnya memang telah sakit dalam beberapa pekan terakhir.

    "Beberapa minggu terakhir adalah yang terberat dalam hidup saya, ayah saya sakit parah dan tidak ada pengobatan lagi yang mungkin menyembuhkannya," tulis Ake tanpa menyebutkan apa penyakit yang di derita ayahnya.

    "Saya beruntung mendapat banyak dukungan dari tunangan, keluarga, dan teman-teman saya. Kemarin, setelah masa sulit, saya mencetak gol Liga Champions pertama saya, dan hanya beberapa menit setelahnya ayah saya meninggal dengan damai bersama ibu dan saudara laki-laki saya di sisinya."

    "Mungkin memang begitu jalannya, melihat saya bermain selalu membuatnya bangga dan bahagia. Saya tahu kamu selalu bersama saya, kamu akan selalu ada di hatiku dan gol ini untukmu ayah."

    Moise Ake, nama sang ayah, berperan besar dalam karir Nathan Ake. Moise merupakan seorang imigran asal Pantai Gading ke Belanda. Di Negeri Kincir Angin, Moise menemui belahan hatinya, Ineke Telder.

    Pasangan itu kemudian memiliki dua anak, Nathan dan Cedric. Untuk menghidupi keluarganya, Moise disebut bekerja sebagai pelatih sepak bolaa di akademi VV Wilhelmus. Ibunya juga bekerja di sana sebagai salah satu koki.

    Di bawah asuhan sang ayah, Nathan kecil kemudian berlatih sepak bola. Dari sana, karir Nathan kemudian berkembang. Dia bergabung dengan akademi klub Ado Den Hag kemudian ke Feyenoord dan akhirnya terbang ke Inggris untuk bermain di akademi Chelsea pada 2011.

    Setelah berhasil menembus tim senior The Blues, Ake sempat menjalani beberap kali peminjaman ke klub Liga Inggris lainnya.  Bournemouth membelinya secara permanen pada 2017. Pada bursa transfer musim panas tahun lalu, dia bergabung dengan Manchester City akan tetapi kalah bersaing dengan duet John Stones dan Ruben Dias.

    Pada awal musim ini Nathan Ake tampaknya mendapatkan kepercayaan lebih dari Manajer Pep Guardiola. Dari lima laga awal City di semua kompetisi, dia telah bermain sejak awal pada dua laga.

    Nathan Ake pun membayar kepercayaan Guardiola itu dengan membuka pesta gol Manchester City ke gawang RB Leipzig pada menit ke-16. Laga Liga Champions yang berlangsung di Stadion Etihad Kamis dini hari kemarin itu pun berakhir dengan skor 6-3.

    MIRROR|DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.