Persik Kediri Vs PSM Makassar, Joko Susilo Kehilangan 2 Pemain

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Persik Kediri Youssef Ezzejari (kanan) berselebrasi dengan rekannya Ibrahim Sanjaya (kiri) usai mencetak gol ke gawang Persikabo 1973 dalam pertandingan pekan ketiga Liga 1 2020-2021 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat, 17 September 2021. Pertandingan berakhir seri dengan skor 2-2. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Pesepak bola Persik Kediri Youssef Ezzejari (kanan) berselebrasi dengan rekannya Ibrahim Sanjaya (kiri) usai mencetak gol ke gawang Persikabo 1973 dalam pertandingan pekan ketiga Liga 1 2020-2021 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat, 17 September 2021. Pertandingan berakhir seri dengan skor 2-2. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga Persik Kediri vs PSM Makassar di ajang BRI Liga 1 pekan keempat akan berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, pada Kamis, 23 September 2021. Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo, menyatakan mereka akan kehilangan dua pemain pada laga itu.

    Dalam konferensi pers virtual yang dilakukan pada Rabu, 22 September 2021, Joko menyatakan bahwa gelandang serang asal Brasil, Dionatan Machado Tinga, sudah menunjukkan perkembangan dari cedera yang dialaminya. Akan tetapi dia belum bisa memastikan Tinga akan turun pada laga kontra PSM Makassar.

    "Khusus untuk Tinga memang kondisinya masih 60 persen, kami mainkan apa tidak, akan kami lihat situasi hari ini bisa main apa tidak. Nanti akan ada tes lapangan untuk memastikan kesiapannya," kata pelatih yang akrab di sapa Getuk itu.

    Selain Tinga yang cedera, Persik Kediri pun dipastikan kehilangan Dani Saputra yang dipanggil menjalani pemusatan latihan bersama Tim Nasional Indonesia. Absennya bek kiri yang selalu menjadi andalan Persik itu dinilai tak akan mempengaruhi kekuatan mereka. Joko pun membuka peluang untuk menurunkan bek kiri baru mereka, Mochamad Yudha Febrian.

    "Kami punya Yusuf Meilana, kami juga punya Yudha Febrian, siapapun yang siap itu yang akan kami mainkan," ucap dia.

    Yudha Febrian merupakan bek kiri yang baru bergabung dengan Persik Kediri pada awal September lalu. Dia merupakan mantan pemain Timnas U-19 yang sempat membela Barito Putera dan PSG Pati. Pemain berusia 19 tahun itu juga merupakan jebolan program Garuda Select yang berlatih di Eropa pada 2019.

    Meskipun kekuatan timnya tak akan maksimal, Joko tetap menargetkan kemenangan pada laga kontra PSM Makassar. Dia menyatakan bahwa seluruh laga di kompetisi BRI Liga 1 merupakan final bagi Persik Kediri.

    "Kami harus mendapatkan poin karena setiap pertandingan adalah final," ucap dia.

    Pemain belakang Persik, Vava Mario Yagalo pun berharap timnya bisa meraih kemenangan ketika bertemu skuad Ayam Jantan dari Timur. Akan tetapi Vava mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap waspada karena PSM sejauh ini belum terkalahkan.

    "Persiapan kami sudah sesuai dengan isntruksi pelatih, motivasi kami bisa memangkan pertandingan besok," ucap Vava.

    Terkait taktik, Vava pun merasa nyaman dengan formasi tiga bek yang menjadi formasi andalan pelatih Joko Susilo. "Coach mau minta tiga bek saya tetap siap," ujarnya.

    Persik Kediri saat ini menempati posisi ke-9 klasemen BRI Liga 1 dengan raihan 4 poin. Mereka sempat ditumbangkan Bali United pada laga perdana musim ini kemudian bangkit dengan mengalahkan Borneo FC. Pada laga terakhir pekan lalu, mereka bermain imbang 2-2 dengan Persikabo 1973.

    Sementara PSM Makassar berada tiga peringkat di atasnya dengan perolehan lima angka. Mereka sempat bermain imbang 1-1 dengan Arema FC dan Madura United sebelum mengalahkan Persebaya Surabaya 3-1.

    Laga pekan keempat BRI Liga 1 antara Persik Kediri vs PSM Makassar akan berlangsung pada Kamis 23 September 2021 pukul 15.15 WIB. Laga ini akan disiarkan secara langsung oleh Vidio.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Baru Pengobatan Covid-19 Untuk Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga

    Terobosan Baru Pengobatan Covid-19 Untuk Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga