Kalahkan Singapura, Timnas Putri Indonesia Buka Peluang ke Piala Asia Putri 2022

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Timnas putri Indonesia Zahra Muzdalifah (kanan) merebut bola dari pesepak bola tim Bina Putra Cirebon dalam laga uji coba di Lapangan D, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 17 Maret 2021. Laga uji coba yang berakhir dengan skor 15-0 untuk kemenangan Timnas. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Pesepak bola Timnas putri Indonesia Zahra Muzdalifah (kanan) merebut bola dari pesepak bola tim Bina Putra Cirebon dalam laga uji coba di Lapangan D, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 17 Maret 2021. Laga uji coba yang berakhir dengan skor 15-0 untuk kemenangan Timnas. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, JakartaTimnas Putri Indonesia membuka peluang lolos ke putaran final Piala Asia Putri 2022. Skuad asuhan Rudy Eka Priyambada berhasil mengalahkan Singapura pada laga kualifikasi yang digelar di Tajikistan, Jumat malam kemarin.

    Indonesia meraih kemenangan 1-0 berkat gol Baiq Amiatun Shalihah pada babak pertama. Sundulan pemain asal Lombok, Nusa Tenggara Barat itu merobek gawang Singapura memanfaatkan tendangan pojok pada menit ketiga.

    Hingga akhir pertandingan, Singapura tak mampu membalas gol itu sehingga Indonesia meraih kemenangan. Hasil itu membuat skuad Garuda Pertiwi berpeluang besar lolos ke putaran final. Pasalnya, dua tim lain di grup C, Irak dan Korea Utara, mengundurkan diri.

    Timnas Putri Indonesia pun hanya harus meraih hasil imbang pada laga kedua kontra Singapura di tempat yang sama Senin mendatang.

    Pelatih Rudy Eka Priyambada mensyukuri kemenangan yang diraih timnya itu. Akan tetapi dia menilai Zahra Muzdalifah cs masih perlu melakukan pembenahan di sejumlah sektor.

    "Alhamdulillah pertandingan pertama atau bisa kami menangkan, tetapi perlu kita perbaiki lagi finishingnya karena kurang dimaksimalkan. Pada dasarnya ada beberapa poin yang harus diperbaiki seperti momen ketika kehilangan bola dan momen ketika kita harus melakukan press kepada lawan," kata Rudy seperti dilansir laman resmi PSSI.

    Dia pun menyatakan bahwa sektor pertahanan akan menjadi perhatian pada laga kedua. "Fokus kami mengantisipasi counter attack dari Singapura di leg kedua nanti,” kata dia.

    Dia menyatakan senang dengan penampilan anak asuhnya karena sudah menunjukkan penampilan yang terbaik. "Jadi saya pikir saya senang dengan yang dilakukan pemain karena mereka lakukan yang terbaik. Karena mereka melakukan apa yang saya minta," kata Rudy.

    Untuk laga kedua, dia menyatakan akan fokus pada sektor pertahanan. Hal itu penting untuk menjaga agregat 0-1 yang mereka miliki. "Fokus kami mengantisipasi counter attack dari Singapura di laga kedua nanti," ujarnya.

    Baiq Amiatun Shalihah pun bersyukur atas kemenangan tersebut. "Alhamdullilah terima kasih kepada yang maha kuasa dan tim dan juga kita bisa menang hari ini," ungkap Baiq.

    Timnas Putri Indonesia telah absen selama lebih dari 30 tahun di ajang Piala Asia Putri. Dalam sejarahnya, Indonesia pernah ikut serta tiga kali, yaitu pada 1977, 1986 dan terakhir 1989. Dari tiga kesempatan itu, dua diantaranya meraih posisi keempat, yaitu pada 1977 dan 1986. Ajang Piala Asia Putri 2022 rencananya akan digelar di India.

    PSSI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.