Menjelang Laga Arsenal vs Tottenham, Mikel Arteta Bicara Soal Perjalanan Timnya

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Arsenal Mikel Arteta. REUTERS

    Pelatih Arsenal Mikel Arteta. REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaArsenal mengawali musim ini dengan tiga kekalahan beruntun dalam pertandingan awal Liga Inggris. Namun, mereka kembali ke jalur kemenangan, setelah meraih dua kemenangan beruntun melawan Norwich dan Burnley, sehingga memberikan optimisme terhadap tim muda Mikel Arteta.

    The Gunners memiliki rata-rata starting XI termuda musim ini dengan 24 tahun 328 hari. Menghadapi Spurs, Arteta diperkirakan bakal menempatkan empat pemain depan di belakang Pierre-Emierick Aubameyang, dengan rata-rata baru berusia 22 tahun. Sementara itu, pemain baru Aaron Ramsdala, Ben White dan Takehiro Tomiyasi, semuanya bakal tampil di barisan belakang.

    Arteta meyakini bahwa Arsenal perlu merasakan periode penderitaan sebelum dapat membangun sesuatu yang luar biasa.

    Pelatih Spanyol itu memulai awal yang cerah sebagai manajer Arsenal, memenangkan Piala FA di musim pertamanya. Namun, sejak itu, ia berada dalam perjuangan yang berat, dengan The Gunners finis di urutan kedelapan Liga Inggris musim lalu.

    Tiga kekalahan liga berturut-turut di awal kampanye musim ini membuat masa depan Arteta di Emirates tampak suram, dengan tekanan dai para penggemar yang meningkat. Namun, timnya sepertinya menjawab kritik tersebut dengan tiga kemenangan beruntun.

    Menjelang derby London utara hari Minggu ini, Arteta berbicara soal perjalanan klub kepada Sky Sports News.

    "Kami berada pada momen yang berbeda dalam sejarah kami," kata Arteta ketika ditanya apakah ada perspektif yang hilang dari kritik terhadap pekerjaannya di Arsenal.

    "Setiap klub harus melalui masa yang berbeda, dan kami melewati masa 18 bulan terakhir dengan situasi Covid yang besar menyusul banyak ketidakstabilan di klub dalam dua atau tiga musim terakhir."

    "Itu situasi yang sulit untuk tiba-tiba membalikkan keadaan dan membangun sesuatu yang luar biasa. Tapi saya sangat percaya bahwa ini harus terjadi. Kami harus mengalami itu dan hal itu akan membuat kami jauh lebih kuat."

    "Saya bisa merasakan apa yang terjadi di sini dan saya bisa merasakan apa yang terjadi dengan pendukung, dengan generasi pemain yang kami miliki di sini, dengan semua orang yang terlibat dalam organisasi."

    Arsene Wenger. REUTERS

    Arteta menekankan bahwa manajer legendaris Arsenal, Arsene Wenger, telah meninggalkan fondasi baginya untuk bisa membawa meriam London itu sukses.

    Wenger membangun Arsenal sebagai kekuatan dominan dalam sepak bola Inggris di paruh pertama masa pemimpinannya di klub, memenangkan tiga gelar Liga Inggris dan empat trofi Piala FA dalam tujuh tahun pertamanya di London utara.

    Dalam paruh keduanya, pelatih Prancis itu harus berjuang untuk mengulang kesuksesan yang sebelumnya dia raih. Tetapi, dia gagal memenangkan gelar liga selama 14 tahun terakhir masa jabatannya. Meski begitu, dia tetap mampu mempertahankan tempat di Liga Champions sampai musim terakhirnya.

    Kepergian Wenger membuat Arsenal bergejolak. Walaupun begitu, apa yang telah ditinggalkannya tetap ada dan bisa dimanfaatkan sebagai batu loncatan menuju sukses pada masa depan.

    "Saya pikir fondasi itu sudah ada," kata Arteta yang pernah dilatih Wenger saat menjadi pemain Arsenal.

    "Saya pikir fondasi itu ada karena orang-orang seperti Arsene dan apa yang dia lakukan untuk klub sepak bola ini. Ketika dia pergi, semuanya tidak pergi dan banyak hal yang bertahan."

    "Saya pikir hal terbesar yang bertahan adalah cara dia mendidik dan mentransmisikan nilai-nilai dan rasa hormat tentang klub ini."

    "Saya pikir dia sangat bagus dalam menarik orang untuk percaya pada apa yang dia dan klub coba lakukan."

    "Dia melakukannya dengan cara yang luar biasa karena dia memainkan sepak bola yang sangat menarik ketika dia mampu merekrut bebeapa talenta top yang meluncur bersama dalam satu generasi yang membawa banyak kegembiraan dan kesenangan bagi dunia sepak bola pada umumnya dan tentu saja untuk pendukung Arsenal."

    Arsenal saat ini berada di peringkat ke-13 klasemen Liga Inggris dengan enam poin yang dikumpulkan dalam lima pertandingan yang sudah dijalani. Kemenangan atas Tottenham pada pekan keenam Liga Inggris ini akan bisa membawa The Gunners naik ke posisi delapan klasemen.

    SKY SPORTS, ARSENAL

    Baca Juga: Prediksi Arsenal vs Tottenham Minggu Malam, Berikut Perkiraan Susunan Pemain


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Baru Pengobatan Covid-19 Untuk Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga

    Terobosan Baru Pengobatan Covid-19 Untuk Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga