Kalahkan Singapura 1-0, Timnas Putri Indonesia Lolos ke Piala Asia 2022

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Sepak Bola Putri Indonesia. (pssi.org)

    Timnas Sepak Bola Putri Indonesia. (pssi.org)

    TEMPO.CO, JakartaTimnas putri Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia (AFC Women's Asian Cup) India 2022. Mereka meraih tiket itu setelah menang 1-0 atas Singapura pada laga leg kedua Kualifikasi AFC Women's Asian Cup India 2022 di Republican Central Stadium, Dushanbe, Tajikistan, Senin.

    Kemenangan ini makin lengkap setelah Zahra Musdalifah menjadi pemain terbaik (women of the match) pertandingan ini, demikian laporan resmi dari PSSI.

    Gol kemenangan Timnas Garuda Pertiwi dicetak oleh Octavianti Dwi Nurmalita pada menit ke-31. Sebelumnya pada leg pertama Jumat (24 September) lalu, Indonesia juga unggul 1-0 atas Singapura.

    Pertandingan putaran final Piala Asia 2022 sendiri akan digelar di India pada 20 Januari-6 Februari mendatang.

    Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan bersyukur atas pencapaian ini. Ia melihat skuad Garuda Pertiwi telah bekerja keras demi meraih kemenangan kedua kalinya atas Singapura.

    “Alhamdulillah kami lolos ke putaran final Piala Asia Wanita setelah terakhir kalinya pada tahun 1989. Terima kasih atas perjuangan pemain dan ofisial timnas Wanita,” kata Iriawan.

    “Terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo dan Menpora Bapak Zainudin Amali atas dukungannya sampai tim ini bisa berangkat dan bertanding di Tajikistan. Kami berharap tim ini dapat bersaing di Piala Asia Wanita 2022. PSSI tentu akan mendukung penuh program timnas wanita demi raihan prestasi,” kata Iriawan.

    Putaran final Piala Asia Putri 2022 akan digelar di India pada 20 Januari hingga 6 Februari 2022. Sebanyak 12 negara akan bersaing berebut gelar juara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Baru Pengobatan Covid-19 Untuk Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga

    Terobosan Baru Pengobatan Covid-19 Untuk Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga