Paus Fransiskus Dapat Jersey Lionel Messi Lengkap dengan Tandatangannya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Penyerang PSG Lionel Messi. REUTERS

    Penyerang PSG Lionel Messi. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta – Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus mendapatkan kostum PSG bernomor punggung 30 yang telah ditandatangani oleh Lionel Messi. Dia mendapatkan kostum spesial itu dari Perdana Menter Prancis, Jean Castex.

    Media Inggris The Sun menyebutkan bahwa Castex mengunjungi Fransiskus di Vatikan untuk merayakan 100 tahun hubungan diplomatik kedua belah pihak. Castex datang tidak dengan tangan kosong. Mengetahui Fransiskus adalah penggemar Messi, Castex membawakan langsung kostum si pemain yang sudah ditandatangani.

    Pada 2016, Paus Fransiskus yang sama-sama berasal dari Argentina dengan Messi, menyatakan dia merupakan pesepakbola terbaik sepanjang masa. Bahkan, dia menilai Messi lebih hebat ketimbang dua legenda sepak bola dunia, Diego Armando Maradona dan Pele.

    "Bagi saya, Messi lebih baik dari Maradona dan Pelle. Tentu saja dia pemain yang sangat bagus, tetapi dia bukan Tuhan," kata Fransiskus.

    Menurut laporan itu, Fransiskus memang merupakan pecinta olahraga sepak bola. Saat masih kecil, dia merupakan pendukung tim asal Buenos Aires, San Lorenzo.

    Lionel Messi sendiri sudah sempat dua kali bertemu dengan Fransiskus sejak dia terpilih sebagai Paus pada 2013.

    Messi bergabung dengan PSG pada bursa transfer musim panas lalu. Dia diboyong dengan status bebas transfer setelah klub lamanya, Barcelona, tak sanggup memberikan kontrak baru karena krisis keuangan. 

    Meskipun demikian, kehadiran Messi dianggap belum memberikan banyak kontribusi kepada PSG. Hingga saat ini, dia baru menciptakan satu gol dari lima laga di semua kompetisi. 

    FILZA RAHMA | THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.