Liga 1: Hadapi Persib Bandung, PSS Sleman Bertekad Main Maksimal

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    PSS Sleman. ANTARA/Ronald SP

    PSS Sleman. ANTARA/Ronald SP

    TEMPO.CO, Jakarta - PSS Sleman akan menghadapi Persib Bandung pada laga kedua serie dua Liga 1 2021-2022 di Stadion Manahan, Solo, Jumat, 22 Oktober 2021. Pertandingan bakal berlangsung mulai 18.15 WIB.

    Menjelang pertandingan, pelatih PSS, Dejan Antonic, mengatakan timnya bertekad mengalahkan Persib. Kemenangan atas Barito 3-2 di laga terakhir menjadi motivasi pemainnya untuk melanjutkan jalur kemenangan.

    "Semua pemain PSS sudah siap diturunkan melawan Persib," kata pelatih asal Serbia dalam konferensi pers pralaga di Solo, Kamis, 21 Oktober 2021, seperti dikutip Antara.

    Menurut Dejan, pasukannya bertekad main maksimal karena lawan yang dihadapi adalah tim besar dan memberikan tantangan bagi para pemainnya untuk bisa meraih kemenangan.

    Pelatis PSS Sleman, Dejan Antonic. Facebook/PSS

    Dejan mengatakan Persib Bandung yang pernah dilatihnya adalah tim besar di Indonesia. Semua tim, kata dia, pasti ingin mengalahkan mereka karena kualitasnya dan diperkuat pemain naturalisasi serta pemain asing.

    "Tim kami bermain, bekerja keras, dan meningkatkan kerja sama sangat penting untuk mengembangkan permainan di lapangan melawan Persib," katanya.

    Pemain gelandang PSS, Kim Jeffrey Kurniawan, menambahkan bahwa kondisi para pemain sudah cukup beristirahat selama sepekan sehingga bisa menampilkan permainan terbaik dan maksimal untuk bisa mengambil poin atas Persib.

    "Saya sekarang memperkuat PSS Sleman sehingga ingin membela tim secara maksimal untuk raih kemenangan," kata mantan pemain Persib Bandung itu.

    ANTARA

    Baca Juga: Liga 1: Bus Tim Dirusak di Yogyakarta, Arema FC Ajak Pendukungnya Menahan Diri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.