Chelsea Vs Norwich City, Tuchel Yakin Kai Havertz Bisa Gantikan Peran Lukaku

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kiper Manchester City Ederson berduel dengan pemain Chelsea Kai Havertz dalam pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 25 September 2021. Reuters/Toby Melville

    Kiper Manchester City Ederson berduel dengan pemain Chelsea Kai Havertz dalam pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 25 September 2021. Reuters/Toby Melville

    TEMPO.CO, Jakarta - Romelu Lukaku dan Timo Werner dipastikan absen pada laga Liga Inggris antara Chelsea vs Norwich City malam ini, Sabtu 23 Oktober 2021. Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel berencana memasang Kai Havertz sebagai penyerang tengah timnya.

    Dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Tuchel yakin Havertz bisa menggantikan peran Lukaku dan Timo Werner. Selain sebagai gelandang serang yang bertugas menciptakan peluang, menurut Tuchel, Havertz juga bisa bermain di posisi penyerang murni dengan kemampuan yang dimilikinya.

    "Tanpa Romelu, kami kira kami bisa bermain dengan Timo sebagai pemain nomor sembilan atau Kai sebagai nomor sembilan," kata Tuchel seperti dilansir laman resmi Chelsea.

    "Bagi saya, dia tak akan bermain di posisi false nine karena Kai juga sangat kuat di lini terakhir, di belakang pertahanan lawan dan berada di kotak penalti."

    "Bagi saya, dia memiliki kekuatan besar dan ketika dia bermain di posisi nomor sembilan, kami menginginkan hal itu dari dia dan dia berhasil melakukannya melawan Malmo (di Liga Champions Rabu kemarin). Jadi ini apa yang kami harapkan dari dia."

    Romelu Lukaku dan Timo Werner tak bisa dimainkan setelah mengalami cedera pada laga Liga Champions kontra Malmo tengah pekan lalu. Chelsea praktis tak memiliki pelapis bagi keduanya setelah melepas Tammy Abraham ke AS Roma pada bursa transfer musim panas lalu.

    Bagi Kai Havertz, bermain sebagai penyerang tengah memang bukan hal yang aneh. Sejak masih berseragam Bayer Leverkusen, gelandang asal Jerman itu kerap bermain di posisi tersebut meskipun memiliki posisi natural sebagai gelandang serang.

    Tuchel pun mengakui bahwa Lukaku dan Havertz memang memiliki perbedaan. Karena itu, dia pun menyiapkan skema permainan yang berbeda. Hal yang tak berbeda, menurut dia, adalah Chelsea akan tetap bermain menyerang dan mencoba meraih kemenangan.

    Chelsea cukup beruntung karena hanya akan menghadapi Norwich City yang berada di dasar klasemen pekan ini sementara para pesaingnya harus menjalani laga cukup berat. Manchester United dan Liverpool misalnya, harus saling berhadapan pada Ahad malam mendatang dan bisa membuat Chelsea membuka jarak di klasemen.

    Norwich City hingga pekan kedelapan belum sekali pun meraih kemenangan. Skuad asuhan Daniel Farke baru mengumpulkan dua angka hasil imbang kontra Brghton & Hove Albion dan Burnley pada dua pekan sebelumnya.

    Tuchel tak mau anak asuhnya meremehkan Norwich City. Dia menilai Farke sebagai manajer yang hebat dan bisa meracik strategi yang merepotkan Chelsea. Karena itu, dia pun berharap Kai Havertz cs akan menunjukkan performa terbaik demi meraih kemenangan.

    "Saya harap kami bisa mendapatkan hasil yang baik. Kami akan melakukan segalanya untuk meraih kemenangan dari mereka, tetapi Farke melakukan pekerjaannya dengan sangat baik dan semoga dia mengetahui itu," kata Tuchel.

    Laga Liga Inggris antara Chelsea vs Norwich City akan berlangsung pada Sabtu malam ini pukul 18.30 WIB. Laga ini akan disiarkan secara langsung oleh MolaTV.

    CHELSEA FC

    Baca: Prediksi Chelsea Vs Norwich City di Liga Inggris, Sabtu 23 Oktober 2021


    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-installaplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.