Liverpool Bantai Manchester United 5-0, Simak Pernyataan Ole Gunnar Solskjaer

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ole Gunnar Solskjaer. REUTERS

    Ole Gunnar Solskjaer. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, angkat bicara soal kekalahan telak dari Liverpool dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Ahad, 24 Oktober 2021. Dipermalukan Liverpool 5-0 di depan pendukungnya sendiri di Stadion Old Trafford, Solskjaer tak ingin membahas masa depannya di klub usai kekalahan ini.

    "Saya tidak mendengar apapun. Saya masih memikirkan pekerjaan besok. Tentu saja, semua berada di posisi terendah. Saya tidak pernah merasa lebih buruk dari ini. Ini adalah yang terendah yang pernah saya alami. Saya yang harus bertanggung jawab untuk saat ini dan masa depan," ujar Solskjaer dikutip dari Skysports.

    Ia meneruskan, "Saya sudah melaju terlalu jauh, kami datang sebagai sebuah kelompok dan terlalu cepat untuk menyerah sekarang. Saya telah melihat perkembangan mereka selama bertahun-tahun. Mereka tetap bersatu, saling menjaga. Hari ini mereka berada dalam kondisi yang tidak cukup baik."

    Solskjaer sadar kekalahan telak atas Liverpool adalah penghinaan. Terlebih lagi, kekalahan itu didapatkan dari rival terbesar mereka. "Ini adalah perasaan terburuk. Kami terlalu mudah kebobolan. Ini mengkhawatirkan. Saya sedih, kecewa, marah tentu saja. Emosi saya tidak masalah terlepas dari apa yang kami lakukan untuk meningkatkan penampilan kami dan memastikan itu tidak terjadi."

    Pelatih asal Norwegia itu mengakui bahwa Liverpool bermain sangat dingin dan efisien. Itu juga yang menjadi penyebab kekalahan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan pada pekan kesembilan Liga Inggris tersebut. "Anda harus mengatakan bahwa permainan ditentukan di depan gawang. Mereka sangat-sangat kejam. Anda tidak menyerah hanya untuk kalah 2-0. Tapi, gol ketiga itu seperti paku di peti mati."

    “Kami menciptakan peluang tetapi kami membuat pertahanan menjadi terbuka. Anda harus melatih pikiran para pemain. Kami memiliki pertandingan besar yang akan datang, jadi tidak ada waktu untuk merajuk, tidak ada waktu untuk mengasihani diri sendiri. Kami harus bersatu," ujar dia menambahkan.

    Pahlawan Man Utd di Liga Champions 1999 itu mengakui, "Seluruh penampilan tim tidak cukup bagus. Kami menciptakan peluang tetapi mereka memiliki peluang dan mereka sangat efektif. Gol ketiga menentukan pertandingan. Tentu ini tanggung jawab saya yang memilih cara untuk mendekati permainan, kami tidak cukup efisien dan memberi terlalu banyak ruang dan di sanalah mereka mencetak gol. Kami harus mengatasi ini secepat mungkin."

    Meski kalah telak dan membuat Manchester United berada di papan tengah klasemen Liga Inggris saat ini, Solskjaer memilih berfokus untuk menghadapi pertandingan ke depan. “Saya percaya pada diri saya sendiri dan saya semakin dekat dengan apa yang kami inginkan di klub. Hasil akhir-akhir ini belum cukup baik. Minggu depan adalah laga tandang melawan Tottenham. Kemudian Atalanta dan Man City. Kami harus pergi dengan kerangka berpikir yang benar."

    SKYSPORTS | BBC

    Baca juga : Hasil Liga Inggris: Manchester United vs Liverpool 0-5, Mohamed Salah Hattrick


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.