Kasus Pengaturan Skor di Liga 2, Komdis PSSI akan Libatkan Kepolisian

Logo PSSI. (pssi.org)

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Disiplin PSSI telah menjatuhkan hukuman kepada lima mantan pemain Perserang Serang dalam kasus pengaturan skor di Liga 2. Langkah selanjutnya, mereka akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

"Kami mempunyai keterbatasan memeriksa. Kami akan koordinasi dengan kepolisian untuk menindaklanjuti," kata ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing dalam konferensi pers, Rabu, 3 November 2021.

Komdis menjatuhkan sanksi kepada lima mantan pemain Perserang setelah melakukan sidang. Mereka yakni Eka Dwi Susanto, Fandi Edi, Ivan Julyandhi, Aray Suhendri, dan Ade Ivan Hafilah.

Di antara lima nama itu, Eka Dwi yang mendapatkan hukuman paling berat, yaitu hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola nasional, termasuk masuk stadion selama 60 bulan serta denda Rp 30 juta.

Menurut Erwin, Eka Dwi dianggap sebagai aktor yang mengajak empat rekannya untuk terlibat dalam pengaturan skor.

"Setelah kami periksa ternyata memang ada pemain yang tidak beritikad baik dan bersekongkol, serta berhubungan dengan pihak luar," kata Erwin.

Sebelumnya, Perserang, melaporkan kelima pemainnya dengan dugaan terlibat pengaturan skor di pertandingan Liga 2 ke Komdis PSSI. Mereka telah dipecat sebagai pemain klub tersebut.

Manajer Perserang, Babay Karnawi, mengatakan pihaknya menemukan indikasi pengaturan skor yang dilakukan oleh pihak luar dan sejumlah pemain Perserang.

Setelah menjatuhkan sanksi kepada para pemain itu, Komdis PSSI akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindaklanjuti kasus tersebut ke ranah hukum. Apalagi, hasil pemeriksaan Komdis belum bisa mengungkap pihak yang menghubungi Eka untuk bisa mengatur hasil pertandingan.

Dari sidang Komdis, hanya diketahui bahwa ada orang yang menghubungi Eka. Dari suaranya, diketahui dia bisa berbahasa Indonesia, berlogat melayu, dan menggunakan kontak tersembunyi sehingga tidak diketahui nomornya.

"Siapa yang menghubungi sampai sekarang belum bisa kami umumkan. Eka menyatakan dihubungi mister X by private number. Dia tidak tahu nomornya dan menawarkan apakah bisa mengatur hasil lawan Rans kalah 0-2 di babak pertama," ucap Erwin.

Namun, kelima pemain ini urung melakukan aksinya lantaran kekurangan jumlah pemain. Akhirnya, laga tersebut berakhir dengan skor imbang 0-0 dan para pemain tidak mendapat kiriman sejumlah uang seperti yang dijanjikan oleh Mr. X. Akan tetapi, Komdis PSSI tetap menilai aksi ini sebagai dugaan percobaan suap.

Asisten Operasi (Asops) Kapolri, Inspektur Jenderal, Imam Sugianto, mengatakan pihaknya siap menerima limpahan kasus dari Komisi Disiplin PSSI perihal dugaan pengaturan skor yang melibatkan tim Liga 2 Perserang Serang.

"Kami siap menerima limpahan dari Komdis PSSI jika ada dugaan tindak pidana dalam kasus yang terjadi itu, tentunya Bareskrim dan jajaran Polda sudah siap," ujar Imam saat dihubungi, Selasa, 2 November 2021.

Terkait pengaktifan kembali Satgas Antimafia Bola yang telah berakhir masa tugasnya sejak Agustus 2020, menurut Imam Sugianto, hal itu mungkin saja.

"Satgas kami bentuk jika dibutuhkan untuk menangani kasus yang terjadi dan dinilai mendapat perhatian publik yang luas dan diharapkan penanganan segera, dan cepat selesai," ujar dia.

"Tetapi jika kasusnya cukup ditangani Bareskrim dan jajaran, maka cukup kami serahkan Bareskrim dan jajaran kewilayahan," kata Imam menambahkan.

IRSYAN HASYIM

Baca Juga: Kasus Pengaturan Skor di Liga 2, Lima Eks Pemain Perserang Dihukum Komdis PSSI

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Erick Thohir: PSSI Harus Dibongkar Total

1 jam lalu

Erick Thohir: PSSI Harus Dibongkar Total

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa PSSI harus dibongkar total demi menciptakan ekosistem sepak bola Indonesia yang lebih baik.


PT LIB Dapat Izin Polisi, Jadwal Liga 1 Dilanjutkan Mulai 5 Desember 2022

1 hari lalu

PT LIB Dapat Izin Polisi, Jadwal Liga 1 Dilanjutkan Mulai 5 Desember 2022

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) menyatakan Liga 1 musim 2022-2023 resmi dilanjutkan mulai 5 Desember 2022 setelah dapat rekomendasi dari kepolisian.


Pemain Timnas Indonesia Digejot Latihan Fisik di Awal Masa TC Persiapan Piala AFF 2022

1 hari lalu

Pemain Timnas Indonesia Digejot Latihan Fisik di Awal Masa TC Persiapan Piala AFF 2022

Timnas Indonesia akan menjalani laga pembuka di Grup A Piala AFF 2022 dengan menjamu Kamboja pada 23 Desember nanti.


Wali Kota Gibran Sebut Stadion Manahan Solo Jadi Tuan Rumah Liga 1

1 hari lalu

Wali Kota Gibran Sebut Stadion Manahan Solo Jadi Tuan Rumah Liga 1

Menurut Wali Kota Gibran, Stadion Manahan Solo akan menjadi salah satu tuan rumah Liga 1 dengan sistem gelembung atau bubble.


Iwan Bule Sebut Persiapan Timnas Indonesia Tak Ideal untuk Piala AFF 2022

1 hari lalu

Iwan Bule Sebut Persiapan Timnas Indonesia Tak Ideal untuk Piala AFF 2022

Kondisi fisik para pemain Timnas Indonesia menjadi pekerjaan rumah selama program latihan menuju Piala AFF 2022.


Dipanggil Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic Tak Ingin Terdepak Lagi

2 hari lalu

Dipanggil Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic Tak Ingin Terdepak Lagi

Pemain naturalisasi milik Bali United, Ilija Spasojevic, telah bergabung dalam pemusatan latihan timnas Indonesia menuju Piala AFF 2022 di Bali.


Target Sandy Walsh Bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

2 hari lalu

Target Sandy Walsh Bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

Pemain naturalisasi timnas Indonesia, Sandy Walsh, dipastikan dapat tampil di Piala AFF 2022 setelah FIFA menyetujui permohonan perpindahan federasi.


Perpindahan Federasi Jordi Amat Direstui FIFA, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF

3 hari lalu

Perpindahan Federasi Jordi Amat Direstui FIFA, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF

Dua pemain naturalisasi, Jordi Amat dan Sandy Walsh, sudah resmi diizinkan pindah status federasi.


FIFA Melarang Kegiatan Non-Sepak Bola di Stadion untuk Piala Dunia U-20

3 hari lalu

FIFA Melarang Kegiatan Non-Sepak Bola di Stadion untuk Piala Dunia U-20

Ada 6 stadion yang bakal digunakan untuk Piala Dunia U-20 2023. Salah satunya ialah Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta.


Sandy Walsh sudah Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Pemain Naturalisasi Jordi Amat Masih Menunggu

4 hari lalu

Sandy Walsh sudah Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Pemain Naturalisasi Jordi Amat Masih Menunggu

Turnamen sepak bola Piala AFF 2022 akan berlangsung mulai 20 Desember dan persiapannya telah dimulai sejak Senin pekan ini di Bali.