Junior Messias, Mantan Pengantar Lemari Es yang Jadi Pahlawan AC Milan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pemain AC Milan Junior Messias melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Atletico Madrid dalam pertandingan Liga Champions di Wanda Metropolitano, Madrid, 25 November 2021. REUTERS/Susana Vera

    Pemain AC Milan Junior Messias melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Atletico Madrid dalam pertandingan Liga Champions di Wanda Metropolitano, Madrid, 25 November 2021. REUTERS/Susana Vera

    TEMPO.CO, Jakarta - Junior Messias menjadi pembeda dalam laga Atletico Madrid vs AC Milan di Liga Champions Kamis dinihari, 25 November 2021. Golnya memastikan Milan unggul 1-0 dan meraih kemenangan pertamanya di kompetisi Eropa musim ini.

    Dengan golnya, penyerang asal Brasil itu menorehkan hal istimewa. Ia mencetak gol itu dalam debutnya di Liga Champions. Gol yang jadi penyelamat Milan itu menandai perjalanan karier yang luar biasa: dari pengantar lemari es hingga mencetak gol untuk klub raksasa Italia.

    Junior Messias, 30 tahun, merupakan pemain pinjaman dari Crotone. Ia tampik ketiga kalinya untuk Milan dan menjalani debutnya di kompetisi elit Eropa.

    Ia sumringah bisa menandai debutnya dengan sebuah gol yang sangat penting. “Saya mendedikasikannya untuk keluarga dan teman-teman saya di Brasil. Tetapi terutama kepada mereka yang percaya pada saya dan yang memiliki keyakinan untuk membawa saya ke Milan," kata Messias kepada Amazon Prime.

    "Saya memiliki jalan yang berbeda dengan orang lain, jadi saya mendedikasikan tujuan ini untuk mereka.”

    Dia tidak melebih-lebihkan ketika menyatakan memiliki jalan berbeda. Ia merangkak dari bawah hingga bisa bermain di Serie A.

    Messias pindah ke Italia dari Brasil pada 2011. Ia awalnya bermain di sepak bola amatir seraya menekuni pekerjaan mengantarkan lemari es. Lalu, perlahan menaiki tangga sepak bola negara itu.

    Pada 2015, ia bergabung dengan Casale di kasta kelima sepak bola Italia. Ia kemudian naik ke Serie D, C, dan B di tahun-tahun berikutnya. Ia membuat debut Serie A bersama Crotone pada 2020, dalam usia 29.

    Dia tampil cukup mengesankan di liga papan atas, dengan mencetak sembilan gol. Ketika Crotone terdegradasi, Milan langsung meminjamnya.

    Awal kehidupan Messias di San Siro terganggu oleh masalah kebugaran, dan penampilannya di Madrid hanya yang ketiga untuk klub, yang semuanya datang dari bangku cadangan.

    "Ini adalah hal terpenting yang terjadi pada saya sejauh ini," kata Junir Messias.

    “Tetapi kerendahan hati harus konstan. Anda tidak bisa menyalahkan diri sendiri tentang kritik atau terlalu bersemangat tentang pujian. Anda harus memiliki keseimbangan yang tepat.”

    Gol di laga Atletico Madrid vs AC Milan itu sangat penting buat Milan. Tim asuhan Stefano Pioli menyamakan kedudukan dengan empat poin dengan Atletico.

    Kini mereka hanya satu poin di belakang Porto yang berada di posisi kedua klasemen Grup B. Dengan satu laga tersisa, Milan masih berpeluang lolos ke babak 16 besar  Liga Champions , menyusul Liverpool.

    Pelatih AC Milan, Stefano Pioli mengatakan ada lebih banyak lagi yang akan datang dari bintang yang terlambat berkembang itu.

    “Ini adalah cerita yang luar biasa, tapi saya pikir dia baru memulai. Dia memiliki kualitas yang hebat, dan gol ini akan memberinya lebih banyak kepercayaan,” kata Pioli.

    REUTERS, FOOTBALL ITALIA

    Baca Juga: Rekap Hasil Liga Champions Kamis Dinihari

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.