Ralf Rangnick Jadi Pelatih Sementara Manchester United, Klopp: Bukan Kabar Baik

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Jurgen Klopp. Doc. Twitter @LFC.

    Jurgen Klopp. Doc. Twitter @LFC.

    TEMPO.CO, JakartaPelatih Liverpool Jurgen Klopp menyanjung Ralf Rangnick dengan mengatakan kepada wartawan Jumat ini bahwa kemungkinan kedatangan rekan senegaranya dari Jerman itu ke Manchester United sebagai "bukan kabar baik" bagi tim-tim lain di Liga Premier.

    Rangnick  sebelumnya melatih Schalke 04, Hoffenheim dan RB Leipzig dan saat ini menjadi kepala olahraga dan pengembangan Lokomotiv Moscow. Ia hampir pasti ditunjuk manajer sementara Manchester United.

    "Agak rumit, kami biasanya tidak berbicara sampai semuanya terkonfirmasi,” kata Klopp menjelang pertandingan kandang Liverpool melawan Southampton, Sabtu.

    "Dia jelas manajer yang amat berpengalaman. Sayangnya pelatih yang bagus datang ke Inggris dan Man United. Dia terkenal karena membangun klub dari bawah. United akan terorganisir, yang mana bukanlah kabar baik."

    Ralf Rangnick. REUTERS/Ina Fassbender

    Jurgen Klopp menambahkan bahwa Rangnick yang berusia 63 tahun itu amat dihormati oleh para pelatih di negaranya dan sudah melakukan pekerjaan "luar biasa" di semua klub yang dia pimpin di Jerman.

    Liverpool bakal menghadapi ujian berat melawan Southampton yang memenangkan tiga dari lima pertandingan liga terakhirnya sehingga naik ke peringkat 13 dengan 14 poin dari 12 pertandingan.

    "Ralph Hasenhuttl (manajer Southampton) sudah pasti bekerja dengan baik, membangun tim yang tepat di sana untuk setiap pertandingan dan terutama tatkala mereka diperkirakan tak mengusai mayoritas penguasaan bola," kata Klopp.

    “Mereka sangat terorganisir dengan baik, saya harus bilang itu. Tim yang dilatih dengan sangat baik dan Anda harus kreatif menghancurkan mereka. Mereka tidak begitu banyak kebobolan, banyak melepaskan tembakan tepat sasaran. Jadi, itu salah satu masalah yang harus kami cari solusinya."

    Liverpool menempati urutan ketiga klasemen liga atau empat poin di bawah pemuncak klasemen Chelsea.

    Klopp menambahkan Liverpool perlu kebobolan lebih sedikit agar tetap dalam rel perburuan gelar dan membuat keseimbangan yang lebih baik antara serangan dan pertahanan.

    "Ini bukan angka gila (kebobolan 11 gol) untuk tim yang berada di puncak klasemen tetapi kami kebobolan terlalu banyak, itu sebabnya kami harus menjadi tim yang seimbang," kata dia.

    Baca Juga: Timnas Italia dan Portugal Harus Saling Bunuh di Playoff Piala Dunia2022

    Selalu 
    update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?