Lionel Messi Sakit Perut Usai Raih Ballon d'Or, Diragukan Main Saat PSG vs Nice

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Penyerang Paris St Germain Lionel Messi berhasil meraih penghargaan Ballon d'Or 2021 di Theatre du Chatelet, Paris, 30 November 2021. REUTERS/Benoit Tessier

    Penyerang Paris St Germain Lionel Messi berhasil meraih penghargaan Ballon d'Or 2021 di Theatre du Chatelet, Paris, 30 November 2021. REUTERS/Benoit Tessier

    TEMPO.CO, Jakarta - Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Lionel Messi, menderita sakit perut sehari setelah menerima penghargaan Ballon d'Or. Pemain Argentina itu diragukan bisa bermain saat timnya menjamu Nice dalam lanjutan Liga Prancis pekan ke-16, Rabu malam waktu setempat atau Kamis dinihari WIB.

    Senin malam lalu, Messi diumumkan sebagai pemenang penghargaan bergengsi itu untuk ketujuh kalinya. Sebelumnya dia memenangkan gelar tersebut secara berturut-turut pada 2009, 2010, 2011, 2012. Setelah itu, dia menyabetnya lagi pada 2015 dan 2019.

    Messi menjadi pemain paling banyak meraih Ballon d'OR, sebanyak tujuh kali. Dia mengungguli rivalnya, Cristiano Ronaldo, yang mengoleksi lima Ballon d'Or.

    Saat acara berlangsung di Theater du Chatelet, mantan bintang Barcelona itu berbaur dengan para pemain yang sebelumnya jadi rekan setimnya di masa lalu, dan rekan setimnya saat ini. Messi berhasil mengalahkan penyerang Bayern Munchen, Robert Lewandowski dan gelandang Chelsea, Jorginho.

    PSG mengonfirmasi Messi mengalami gejala gastroenteritis (penyakit perut) pada Selasa dan kemungkinan tidak bisa bermain melawan Nice di Parc des Princes pada Rabu malam.

    “Lionel Messi dan Leandro Paredes tidak mengikuti sesi latihan hari ini karena gejala gastroenteritis," bunyi pernyataan di situs resmi klub.

    “Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan besok pagi."

    Meski kemungkinan Messi tidak akan tersedia saat menjamu Nice, PSG berharap dia pulih tepat waktu dan siap dimainkan saat mereka menjalani laga tandang ke Lens pada Sabtu nanti.

    Messi memutuskan bergabung dengan PSG pada musim panas lalu setelah gagal mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Barcelona. Usai meraih penghargaan itu, dia mengaku merasakan hal yang berbeda dari sebelum-sebelumnya.

    "Ini sangat istimewa! Ini tahun pertama saya mengenakan seragam Paris Saint-Germain, bagi saya ini adalah kehormatan besar," kata Messi kepada PSG TV ketika berbicara tentang gelar yang baru saja diraihnya.

    "Memenangkan penghargaan ini adalah hal yang istimewa dan sangat berbeda di sini, di rumah, di kota tempat saya tinggal."

    "Sebelumnya, ini tidak pernah terjadi pada saya karena saya bermain di Barcelona, jadi apa yang saya alami hari ini adalah sesuatu yang sangat istimewa."

    Ditanya apakah dia memasang target Ballon d'Or kedelapan sebagai pemain PSG, Messi menegaskan bahwa prioritas tujuannya adalah memenangkan gelar bersama klub bukan perorangan.

    “Saya tidak memikirkan itu, saya selalu memikirkan trofi tim terlebih dahulu,” ujarnya. “Tujuan kami jelas, kami memiliki ambisi untuk memenangkan semua trofi sebagai tim."

    “Kami tidak punya waktu untuk memikirkan hal-hal individu. Kami bekerja setiap hari dan selangkah demi selangkah kami berkembang untuk mencapai tujuan kami sebagai sebuah tim."

    PSG saat ini memimpin klasemen sementara Liga Prancis dengan keunggulan 12 poin dari Rennes yang menempel di bawahnya. Di Liga Champions, Lionel Messi dan rekan-rekannya sudah mengantongi tiket lolos ke babak 16 besar.  

    FILZA RAHMA (MIRROR)

    Baca Juga: Jadwal dan Prediksi PSG vs Nice di Liga Prancis Pekan Ke-16 Malam Ini

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?