Persebaya Surabaya vs PSM Makassar, Aji Santoso Bawa Misi Pembalasan

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Aji Santoso. (pssi.org)

    Aji Santoso. (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso mengusung misi pembalasan saat menghadapi PSM Makassar pada laga pekan ke-19 Liga 1 2021-2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Jumat 14 Januari 2022. Ia memastikan Arif Satria dan kolega sudah dalam kondisi siap tempur menghadapi PSM Makassar.

    Skuad Bajul Ijo siap membalas kekalahan 1-3 saat putaran pertama lalu. Selain mengusung misi pembalasan, dia juga bertekad memperpanjang catatan impresif Persebaya Surabaya yang tidak pernah kalah dalam 12 laga terakhir.

    Aji menilai dua misi ini membuat Persebaya bisa terus bersaing di jalur perebutan juara kompetisi musim ini. "Putaran pertama, kami kalah 1-3 dari PSM. Tentunya di putaran kedua saat pertandingan di Bali, kami ingin membalas kekalahan itu," ujar Aji Santoso.

    Meski begitu, pelatih berusia 51 tahun memprediksi laga melawan PSM Makassar tidak akan mudah bagi anak asuhnya. Sejumlah perubahan komposisi pemain dan pelatih baru di tubuh PSM Makassar, menurut Aji, patut diwaspadai. "Kekuatan lawan jelas berbeda dibandingkan saat putaran pertama."

    Apalagi dalam laga terakhir, PSM Makassar menunjukkan progres permainan yang cukup menjanjikan di bawah pelatih barunya, Joop Gall. Dia menegaskan tim akan bekerja keras semaksimal mungkin untuk bisa memetik poin penuh dari PSM Makassar.

    "Walaupun menurut saya tidak mudah, PSM pelatihnya juga baru, plus pemain baru yang tentunya beda dengan putaran pertama dulu," ucap Aji. "Tetapi bagi kami yang pertama adalah bisa bermain bagus dan bisa mengalahkan PSM Makassar dalam pertandingan meskipun harus bekerja keras."

    Baca juga : Prediksi Persebaya Surabaya vs PSM Makassar di Liga 1 Jumat 14 Januari


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?