Hasil dan Klasemen Liga 1 Pekan Ke-20: Persela Lamongan vs Persija Jakarta 1-1

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Persela Lamongan. Instagram

    Persela Lamongan. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertandingan Persela Lamongan vs Persija Jakarta hadir dalam mengawali jadwal pekan ke-20 Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu, 15 Januari 2022. Laga ini berakhir dengan skor 1-1.

    Babak pertama berakhir tanpa gol. Pada babak kedua, Persela Lamongan unggul lebih dahulu. Risaldi Malik menjebol gawang Andritany Ardhiyasa pada menit ke-60, meneruskan umpan pemain baru Selwan Aljaberi.

    Persija Jakarta membalas pada menit ke-81. Marco Motta mencetak gol dengan sundulan setelah meneruskan umpan Riko Simanjuntak.


    Persela unggul dalam penguasaan bola (62 persen). Mereka juga memiliki tembakan terarah lebih banyak ketimbang Persija (8 berbanding 7).

    Susunan pemain
    Persela (4-4-2): Abdul Rohim; Sandy Ferizal, Demerson Bruno, Mochamad Zaenuri, Muhammad Nasir; Ilham Fathoni, Nerius Alom, Guilherme Batata, Malik Risaldi; Jose Wilkson, Selwan Al-Jaberi.
    Pelatih: Jafri Sastra

    Persija (4-2-3-1): Andritany Ardhiyasa; Samuel Christianson, Maman Abdurahman, Otavio Dutra, Marco Motta; Tony Sucipto, Rohit Chand; Irfan Jauhari, Makan Konate, Riko Simanjuntak; Marko Simic.
    Pelatih: Angelo Alessio.

    Persija Jakarta gagal menang untuk kedua kalinya seara beruntun. Pekan sebelumnya, mereka kalah 1-2 dari Persipura. Kini Macan Kemayoran menempati posisi kedelapan klasemen dengan nilai 29.

    Persela Lamongan gagal menang untuk ke-11 kalinya. Mereka masih ada di zona degradasi, posisi ke-16 klasemen, dengan nilai 16.

    Selanjutnya: Rekap Hasil, jadwal lengkap, siaran langsung, dan klasemen Liga 1


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?