Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Arifin Panigoro dan Perjuangannya dalam Reformasi Sepak Bola di Indonesia

Arifin Panigoro. ANTARA/Ismar Patrizki
Arifin Panigoro. ANTARA/Ismar Patrizki
Iklan

TEMPO.CO, JakartaArifin Panigoro meninggal di Amerika Mayo Clinic, Rochester, Amerika Serikat, Ahad pukul 14.29 waktu setempat atau Senin, 28 Februari 2022 waktu Indonesia.

Semasa hidupnya, pendiri PT Medco Energi Internasional Tbk ini juga dikenal sebagai salah satu sosok penting dalam gerakan reformasi sepak bola Indonesia. Dia bahkan sempat menggagas bergulirnya Liga Premier Indonesia pada 2011.

"Apa yang sudah diberikan buat sepak bola Indonesia banyak sekali dan cukup berarti. Dia menghabiskan waktu dan pikirannya untuk sepak bola Indonesia," kata Yon Moeis, mantan wartawan olahraga, mengenang sosok Arifin dalam sepak bola.

Yon menuturkan bagaimana Arifin bersama dengan orang-orang yang peduli sepak bola membuat "Gerakan Reformasi Nasional" karena ingin memperbaiki sepak bola di Tanah Air pada 2010.

"Saya dan teman-teman pergi ke Jenggala, menceritakan kondisi sepak bola Indonesia. Arifin tertantang. Kami kemudian membuat buku putih Reformasi Sepak Bola Indonesia," tutur Yon.

Buku putih itu kemudian diserahkan kepada Presiden RI yang saat itu dijabat Susilo Bambang Yudhoyono secara langsung pada 2010.

"Kami serahkan buku putih itu ke SBY di Cikeas pada malam final Piala Dunia 2010 dengan harapan negara ikut bersama dalam gerakan kami," ujarnya.

Menyingung soal lahirnya Liga Premier Indonesia, Yon yang juga ikut menggagas kompetisi sepak bola itu, menegaskan bahwa LPI dibangun untuk memberikan contoh bagaimana mengelola klub yang baik dan benar, mengelola kompetiisi yang bersih dari mafia.

"FIFA tidak bisa melarang seseorang atau kelompok membangun kompetisi di mana pun," kata Yon.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun, kompetisi LPI tidak bisa berlanjut dan hanya bisa bergulir setengah musim karena banyak yang tidak ingin gerakan kami berlanjut.

Arifin juga terlibat dalam pemenangan Kongres PSSI di Solo pada 2011. Kemenangan kelompok yang didukung Arifin sempat memberikan harapan terhadap perbaikan sepak bola di Indonesia, meski dalam perjalannya tidak berjalan mulus.

"Yang tidak boleh dilupakan, Arifin bersama kawan-kawan berhasil menghapuskan anggaran belanja daerah untuk biaya klub profesional," kata Yon.

Saat ini, klub profesional tidak lagi didanai dari anggaran belanja daerah. Mereka berusaha mendapatkan sponsor dari pihak lain.

Arifin juga menggulirkan Liga Medco untuk anak-anak setiap tahun sejak 2006. Kompetisi ini bergulir hingga enam musim.

Menurut Yon, Arifin tidak pernah berhenti memikirkan sepak bola, meski tidak secara langsung memiliki klub atau terlibat dalam kepengurusan di federasi.

Tahun lalu, Yon Moeis sempat menemui Arifin Panigoro di rumahnya, di Jenggala. Ketika itu, pendiri PT Medco itu membicarakan rencananya membangun sekolah sepak bola di Maleber, Cipanas, untuk bisa melahirkan pemain sepak bola andalan. "Konsepnya sudah ada, tapi belum terwujud," kata Yon.

Baca Juga: Sosok Arifin Panigoro, Pernah Jadi Kader PDIP hingga Mendirikan PDP

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Daftar Klub Peraih Treble Winner, Apakah Ada Klub Kebanggaan Anda?

19 jam lalu

Para pemain Manchester City merayakan kemenangan pada final Piala FA di Stadion Wembley, London, Inggris, 3 Juni 2023. REUTERS/Carl Recine
Daftar Klub Peraih Treble Winner, Apakah Ada Klub Kebanggaan Anda?

Hanya sedikit klub yang berhasil meraih treble winner dalam sejarah sepak bola. Siapa saja mereka?


Bima Sakti Ungkap Komentar Roberto Carlos Soal Kekurangan Pemain Muda Indonesia

5 hari lalu

Juan Sebastian Veron, Roberto Carlos, Giorgos Karagounis dalam acara FORFEO Tournament BRImo Future Garuda di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Kamis, 1 Juni 2023. TEMPO/Randy
Bima Sakti Ungkap Komentar Roberto Carlos Soal Kekurangan Pemain Muda Indonesia

Mantan pemain Real Madrid dan Inter Milan, Roberto Carlos, memberikan catatan pemain muda Indonesia masih kurang sabar saat bermain.


PSSI Ingin Berangkatkan Pemain U-16 Indonesia ke Qatar, Bima Sakti Sebut 30 Orang sudah Siap

5 hari lalu

Bima Sakti dan Roberto Carlos memberikan arahan kepada peserta FORFEO Tournament BRImo Futre Garuda di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Kamis, 1 Juni 2023. TEMPO/Randy
PSSI Ingin Berangkatkan Pemain U-16 Indonesia ke Qatar, Bima Sakti Sebut 30 Orang sudah Siap

Bima sakti mengungkapkan BRImo Future Garuda menjadi bagian dari tahapan seleksi pemain U-16 untuk berangkat ke Qatar oleh PSSI.


Motivasi Eric Abidal ke Pemain U-16 Indonesia: Kalian Bisa Berkarier di Eropa

5 hari lalu

Eric Abidal dalam acara FORFEO Tournament BRImo Futre Garuda di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Kamis, 1 Juni 2023. TEMPO/Randy
Motivasi Eric Abidal ke Pemain U-16 Indonesia: Kalian Bisa Berkarier di Eropa

Eric Abidal menjadi salah satu pelatih untuk pemain U-16 Indonesia dalam acara Fourfeo Tournament BRImo Future Garuda, Kamis, 1 Juni 2023.


Hasil Undian Piala AFF U-23 2023: Indonesia di Grup B Bersama Malaysia dan Timor Leste

8 hari lalu

Timnas U-22 Indonesia. REUTERS/Cindy Liu
Hasil Undian Piala AFF U-23 2023: Indonesia di Grup B Bersama Malaysia dan Timor Leste

Pengundian atau drawing Piala AFF U-23 2023 Thailand berlangsung pada Senin, 29 Mei 2023.


Erick Thohir Sebut PSSI Targetkan Pendapatan Tahun 2023 di Atas Rp 200 Miliar

9 hari lalu

Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat jumpa pers usai Kongres PSSI di Hotel Intercontinental, Jakarta, Minggu, 28 Mei 2023. TEMPO/Randy
Erick Thohir Sebut PSSI Targetkan Pendapatan Tahun 2023 di Atas Rp 200 Miliar

Ketua Umum PSSI Erick Thohir ingin PSSI memiliki pembukuan yang sehat demi masa depan cerah sepak bola Indonesia.


PSSI Bakal Gelar Kongres Biasa Tahun 2023, 5 Topik Masuk Bahasan

10 hari lalu

Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Ketua KONI Pusat Marciano Norman di acara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus PSSI masa bakti 2023-2027. TEMPO/Randy
PSSI Bakal Gelar Kongres Biasa Tahun 2023, 5 Topik Masuk Bahasan

PSSI berencana menggelar Kongres Biasa 2023 di Hotel Intercontinental, Pondok Indah, Jakarta, pada Minggu, 28 Mei 2023.


3 Berita Terkini PSSI: Tiket Indonesia vs Argentina, Kontrak Shin Tae-yong, dan Bursa Direktur Teknik

10 hari lalu

Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat ditemui usai acara pelantikan pengurus PSSI periode 2023-2027 di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Jumat, 26 Mei 2023. TEMPO/Randy
3 Berita Terkini PSSI: Tiket Indonesia vs Argentina, Kontrak Shin Tae-yong, dan Bursa Direktur Teknik

Berita sepak bola Indonesia pada Jumat, 27 Mei 2023, berkisar pada kabar dari PSSI persiapan timnas Indonesia vs Argentina pada FIFA Matchday.


5 Final Sepak Bola Paling Dramatis di Dunia, Termasuk Piala Dunia 1998 Prancis Vs Brasil

11 hari lalu

Zinedine Zidane, pemain legendaris Prancis, mengangkat Piala Dunia, setelah dalam final mengalahkan Brasil 3-0 di St Denis, Prancis, pada 12 Juli 1998. Ben Radford /Allsport
5 Final Sepak Bola Paling Dramatis di Dunia, Termasuk Piala Dunia 1998 Prancis Vs Brasil

Berikut ini adalah sederet final sepak bola paling dramatis sepanjang masa, termasuk di Piala Dunia 1998 saat Prancis kalahkan Brasil 3-0.


Profil Eric Cantona, Pemain Paling Kontroversial di Manchester United

11 hari lalu

Bintang Manchester United pada era 1992-1997, Eric Cantona menjadi playmaker terbaik di Liga Inggris. Cantona berhasil mencetak 70 gol ditambah 56 assist di 156 pertandingannya bersama Manchester United di Liga Inggris. eurosport.com
Profil Eric Cantona, Pemain Paling Kontroversial di Manchester United

Nama Eric Cantona bagai legenda di klub Manchester United. Ia penuh kontroversi karena kelakuannya, tapi termasuk pemain berprestasi di Liga Inggris.