5 Fakta Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Menjelang Piala Dunia Amputasi 2022

Reporter

Editor

Nurhadi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan pemain Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 21 September 2022. Jokowi melepas tim yang akan berlaga di Piala Dunia Amputasi 2022 di Turki pada 1-9 Oktober 2022. Sumber: Biro Setpres

TEMPO.CO, Jakarta - Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia akan berlaga di Piala Dunia Sepak Bola Amputasi yang digelar di Turki pada 1-9 Oktober 2022. Indonesia berada satu grup dengan Argentina, Inggris, dan Amerika Serikat.

Meskipun secara fisik lawan yang akan dihadapi punya postur tubuh lebih tinggi, Presiden Jokowi meminta pemain timnas tidak menjadikan hal tersebut sebagai beban saat bermain. Di samping itu, Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) juga memasang target agar timnas dapat tembus delapan besar Piala Dunia tahun ini.

Adapun berbagai fakta dalam perjalanan Timnas dalam sepak bola amputasi ini. Berikut adalah berbagai fakta yang dikumpulkan Tempo dari mulai para pemainnya sampai menyangkut olahraga ini:

1. Mendapat Dana Fisioterapis

Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia yang mendapatkan suntikan tambahan dana. Hal ini bertujuan demi menunjang berbagai persiapan untuk menuju Piala Dunia Amputasi 2022.

Dalam catatan Tempo, salah satu bantuan tersebut adalah kehadiran fisioterapis di tim tersebut. Dengan demikian, adanya fisioterapis membuat para pemain yang mengalami cedera akan mengalami penyembuhan dan perawatan yang lebih cepat.

Sementara menurut fisioterapis timnas sepak bola amputasi Indonesia, Ria Nur Andriani, menjelaskan kasus cedera yang sering terjadi di skuad Garuda INAF tersebut. Mayoritas kasus yang ditanganinya adalah cedera pada bagian pergelangan kaki, lutut, dan tangan. Hal itu karena penggunaan tongkat, luka benturan atau beban tumpuan yang salah.

2. Diberi Sangu Rp 500 Juta

Selain mendapat fisioterapis, Jokowi juga memberikan tambahan uang saku bagi Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia. “Nambah sedikit untuk sangu (uang saku) Bapak, Ibu, sekalian ke pertandingan yang akan diadakan di Turki 1-9 Oktober nanti sebesar Rp 500 juta, untuk sangu. Nanti kalau pulang, juara, beda soal," ujar Jokowi.

Jokowi menuturkan, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menyiapkan semua kebutuhan dan fasilitas bagi timnas sepak bola amputasi Indonesia.

3. Menpora dan Kapten Tim Optimistis

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali optimistis dengan Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia di Piala Dunia. Hal ini dibuktikan setelah melihat hasil dari beberapa laga uji coba. Misalnya dengan DKI selection, di mana timnas menang 13-0 dan menang 8-0 melawan Jatim Selection.

''Saya punya keyakinan bahkan mereka pernah beruji coba dengan pemain-pemain nondisabilitas yang kakinya tidak masalah gitu lho," kata dia.

Sementara kapten timnas, Aditya, mengatakan bahwa tidak perlu takut menghadapi negara lain. Aditya mengaku dirinya dan teman-teman lain di timnas secara mental siap untuk menghadapi lawan di Turki. 

4. Bekerja sama dengan Sharp

Untuk mendukung kinerja timnas, mereka baru saja mendapatkan dukungan apresiasi kolaborasi antara PT Sharp Electronics Indonesia (Sharp) dengan The Goods Dept.

Keduanya tersebut merilis suvenir eksklusif berupa kaus, topi, goodie bag, hingga celana pendek. Nantinnya, keuntungan dari penjualan tersebut akan disumbangkan 100 persen kepada Garuda INAF.

5. Jenis Tongkat yang Dipakai

Ketua Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) Yudhi Yahya mengatakan, dalam persiapan tim menuju Piala Dunia 2022, PSAI masih membutuhkan beberapa hal penunjang latihan lain. Salah satunya adalah kebutuhan timnya dalam mendapatkan tongkat yang sesuai standar bagi para pemain. Ia menyebut pengeluaran untuk membeli tongkat cukup besar sekitar Rp150 juta.

"Tongkat menjadi PR federasi karena tongkat yang dipakai saat ini masih yang lama. Tapi kami upayakan untuk mulai menyicil membeli tongkat," ujar Yudhi.

Ada dua jenis tongkat untuk olahraga sepak bola amputasi, yakni tongkat standard medis dan standard olahraga. Menurut yudhi, tongkat standard olahraga buatan Jepang adalah yang terbaik untuk digunakan. Pasalnya, tongkat tersebut terbuat dari bahan karbon yang kualitasnya lebih baik daripada yang terbuat dari aluminium.

FATHUR RACHMAN

Baca juga: Diciptakan Don Bennett, Begini Sejarah Ditemukannya Sepak Bola Amputasi






Seperti Liga 1, Liga 2 juga Dihentikan Sementara Usai Tragedi Kanjuruhan

3 jam lalu

Seperti Liga 1, Liga 2 juga Dihentikan Sementara Usai Tragedi Kanjuruhan

Sebelumnya hanya Liga 1 yang diberhentikan, tetapi Liga 2 akhirnya juga diputuskan dihentikan sementara, menyusul terjadinya Tragedi Kanjuruhan.


10 Tragedi Paling Mematikan dalam Sepak Bola Dunia, Korban Tragedi Kanjuruhan di Posisi Ketiga

7 jam lalu

10 Tragedi Paling Mematikan dalam Sepak Bola Dunia, Korban Tragedi Kanjuruhan di Posisi Ketiga

Jumlah korban tragedi Kanjuruhan di posisi ke-3 dalam sejarah sepak bola dunia, setelah Estadio Nacionanl di Peru dan Accra Sports' Stadium di Ghana.


Tragedi Sepak Bola Dunia, Korban Tragedi Kanjuruhan Peringkat Ketiga Disusul Tragedi Hillsborough

9 jam lalu

Tragedi Sepak Bola Dunia, Korban Tragedi Kanjuruhan Peringkat Ketiga Disusul Tragedi Hillsborough

Merujuk jumlah korban versi Kapolri sebanyak 125 orang, korban tragedi Kanjuruhan peringkat ketiga di dunia, kemudian tragedi Hillsborough.


Anies Baswedan: Perlu Tinjau Ulang Fasilitas Stadion, Keselamatan Nomor 1

11 jam lalu

Anies Baswedan: Perlu Tinjau Ulang Fasilitas Stadion, Keselamatan Nomor 1

Anies Baswedan menyatakan fasilitas di berbagai stadion sepak bola perlu ditinjau ulang untuk memastikan keamanan penonton terjamin.


Relawan Anies Usulkan Tim Pencari Fakta Independen Usut Tragedi Kanjuruhan

13 jam lalu

Relawan Anies Usulkan Tim Pencari Fakta Independen Usut Tragedi Kanjuruhan

Relawan Anies Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI) meminta pembentukan tim pencari fakta untuk mengungkap penyebab tragedi Kanjuruhan


Tragedi Kanjuruhan, Ibas Minta SOP Pengamanan Sepak Bola Diperbaiki

14 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, Ibas Minta SOP Pengamanan Sepak Bola Diperbaiki

Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono menyarankan agar prosedur operasi standar pengamanan pertandingan sepak bola diperbaiki, pasca tragedi Kanjuruhan


Top 3 Dunia: Tragedi Kanjuruhan Jadi Pemberitaan Media Asing

16 jam lalu

Top 3 Dunia: Tragedi Kanjuruhan Jadi Pemberitaan Media Asing

Top 3 dunia pada 2 Oktober 2022, di urutan pertama berita tentang tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 127 orang


Hasil Piala Dunia Amputasi 2022: Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Inggris

1 hari lalu

Hasil Piala Dunia Amputasi 2022: Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Inggris

Timnas sepak bola amputasi Indonesia menelan kekalahan kedua di Piala Dunia Amputasi 2022.


Kedutaan Besar Rusia Sampaikan Belasungkawa atas Tragedi Kanjuruhan

1 hari lalu

Kedutaan Besar Rusia Sampaikan Belasungkawa atas Tragedi Kanjuruhan

Kedutaan Besar Rusia di Jakarta menyampaikan belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan yang memakan korban 153 orang.


Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Suporter Bola, Wagub DKI: Tidak Boleh Terulang Lagi

1 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Suporter Bola, Wagub DKI: Tidak Boleh Terulang Lagi

Wagub DKI Riza Patria menyampaikan duka cita atas terjadinya Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan suporter bola. Perlu ada evaluasi.