Bayern Berharap Magis Robben  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arjen Robben. REUTERS/Wolfgang Rattay

    Arjen Robben. REUTERS/Wolfgang Rattay

    TEMPO Interaktif, Lyon - Krisis lini belakang ternyata tak mengkhawatirkan Bayern Muenchen. Merek percaya magis Arjen Robben dalam mencetak gol akan mengantar mereka memenangkan leg kedua Liga Champions melawan Olympique Lyon, malam ini.

    Gelandang asal Belanda itu kerap mencetak gol penting. Ia mengemas gol penentu ke gawang Fiorentina dan Manchester United pada babak-babak sebelumnya.

    Robben kembali mencetak gol saat menjamu Lyon pada leg pertama, pekan lalu, meski di pertandingan itu mereka kehilangan Franck Ribery yang menerima kartu merah. Absennya winger asal Prancis itu pada leg kedua membuat tumpuan harapan Bayern kini ada pada Robben.

    "Dia punya kaki kiri yang fantastis dan kaki kanan yang membantunya berjalan," kata gelandang Bayern Bastian Schweinsteiger, tentang Robben.

    "Kami tidak hanya mengandalkan Ribery atau Robben... tapi saya pikir Arjen mampu mencetak gol lebih banyak," tambahnya.

    Menghadapi pertandingan ini, tiga bek Bayern--Martin Demichelis, Daniel Van Buyten dan Diego Contento--masih diragukan tampil karena cedera. Pelatih Louis Van Gaal mengatakan ia takkan menerapkan strategi bertahan meski unggul satu gol.

    Lyon, yang tampil perdana di semifinal Liga Champions, mengatakan kurangnya pengalaman bermain di kancah Eropa menjadi nilai minus timnya. Tapi ia berjanji akan ada kejutan Selasa ini.

    "Saya pikir kmia dalam situasi yang baik karena para pemain tampil lebih baik ketika mereka dituntut meraih hasil," kata pelatih Lyon, Claude Puel.

    Lyon juga memiliki masalah di pertahanan serta Jeremy Toulalan mendapat skorsing. Bek tengah Brazil Cris mengalami cedera lutut, namun ia kemungkinan akan bermain malam ini.

    REUTERS | RAJU FEBRIAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.