Persitara Benamkan Persib 2-1  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim kesebelasan Persitara. TEMPO/Nurdiansah

    Tim kesebelasan Persitara. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Persitara Jakarta Utara menunda kepastiannya terdegradasi dari Djarum Indonesia Super League. Menjamu Persib Bandung di Stadion Soemantri Brodjonegoro, tim berjulukan Laskar Si Pitung itu sukses membenamkan Persib 2-1. Dua gol kemenangan Persitara dihasilkan penyerang lincahnya, Tantan Berlian.

    Dalam laga yang dihadiri ratusan bobotoh atau pendukung Persib ini, tuan rumah tertinggal lebih dahulu melalui gol yang dicetak penyerang muda Persib, Airlangga Sucipto, di menit ke-9. Airlangga berhasil memanfaatkan kemelut di muka gawang setelah Maman Abdurahman melakukan tendangan bebas di daerah pertahanan Persitara.

    Tantan menyamakan kedudukan di menit ke-21 melalui tendangan pinalti. Sebelumnya ia dilanggar oleh Maman di kotak terlarang setelah melakukan penetrasi dari sektor kanan pertahanan Persib.

    Permainan Persib menurun di babak kedua. Sebab utamanya adalah kartu merah yang dikeluarkan wasit untuk Budi Sudarsono. Penyerang tim nasional Indonesia itu melakukan tindakan tidak terpuji dengan memukul bek Persitara, Ledi Utomo. Unggul jumlah pemain, Persitara berhasil mengendalikan permainan. Hasilnya, mereka berhasil memastikan kemenangan setelah Tantan kembali mencetak gol di menit ke-90.

    Pelatih Persitara, Suimin Diharja, menyatakan kunci kemenangan timnya adalah perubahan yang ia lakukan di babak kedua dengan memperkuat sektor tengah. “ Kita kalah di lapangan tengah pada babak pertama, oleh karena itu kita melakukan perubahan. Anak-anak sebenarnya sedikit kelelahan, tapi mereka melupakannya sehingga berhasil menang,” katanya.

    Robby Darwis, pelatih Persib, mengungkapkan secara umum ia puas dengan permainan Maung Bandung. Kegagalan merebut kemenangan dikarenakan faktor ketidakberuntungan saja. “Kami punya banyak peluang, tetapi gagal menyelesaikannya dengan baik. Kartu merah untuk Budi yang baru masuk sebagai pemain pengganti juga salah satu sebab kekalahan ini,” ujarnya.

    Meski menang, manajer Persitara, Harry Ruswanto, mengatakan bahwa peluang timnya untuk bertahan di Liga Super tetap tidak ada. “Kita 99 persen akan terdegradasi. Kemenangan ini untuk gengsi saja. Secara posisi kita sulit bertahan,” ungkapnya.

    Persitara memang hampir mustahil bisa bertahan. Hingga laga ke-31 yang mereka lakoni, Tantan dan kawan-kawan tetap terkunci di posisi juru kunci dengan mengemas 27 poin. Dengan kemenangan yang diraih Persisam Putra Samarinda atas Persela Lamongan, maka Persitara tinggal menunggu kepastian waktu saja untuk terdegradasi ke Divisi Utama.

    ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?