Bayern Takkan Beli Pemain Baru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bayern Muenchen. AP

    Bayern Muenchen. AP

    TEMPO Interaktif, Berlin - Prinsip mempertahankan The Winning Team nampaknya akan dilakukan Bayern Muenchen. Presiden Bayern Karl-Heinz Rummenigge mengungkapkan mereka takkan membeli pemain baru untuk menghadapi musim depan.

    Kemenangan 3-1 atas Bochum, Sabtu kemarin, memastikan Bayern merebut gelar Bundesliga mereka yang ke-22. Dengan keunggulan tiga poin dari peringkat kedua Schalke dan unggul selisih gol, Bayern akan meresmika mahkota mereka pada pertandingan terakhir menghadapi Hertha Berlin, Sabtu depan.

    Skuad Louis van Gaal itu juga akan tampil di final Liga Champions melawan Inter Milan, 22 Mei mendatang, dan juga lolos ke final Piala Jerman.

    Kalaupun dua gelar lainnya gagal didapatkan, Bayern tetap akan meraih laba besar. "Kami akan meraih pendapatan terbesar dalam sejarah kami," kata Rummenigge pada Frankfurter Allgemeine, Minggu (2/5). Bayern mencatat pemasukan 290 juta pound sterling dan berada di peringkat empat di bawah Real Madrid, Barcelona, dan Manchester United dalam hal pendapatkan.

    "Seandainya kami melakukan pembelian gila-gilaan seperti Madrid, pemasukan kami akan lebih besar lagi. Tapi bukan itu tujuan kami. Kami ingin mencari keuntungan, itulah beda kami dengan tim-tim lain," katanya.

    Rummenigge mengatakan ia takkan melakukan pembelian pemain hanya untuk meraih prestasi. Ia mengatakan mempertahankan Ribery dan mendatangkan Arjen Robben dari Real Madrid adalah salah satu kunci sukses Bayern musim ini.

    Untuk musim depan, Rummenigge memastikan Toni Kroos yag dipinjamkan ke Bayer Leverkusen akan ditarik kembali. Van Gaal memang lebih percaya dengan produk asli Bayern sendiri. Ia mencuatkan nama Thomas Mueller, 20 tahun, gelandang yang mencetak hattrik ke gawang Bochum.

    Meski di awal musim sempat terpuruk, perlahan-lahan van Gaal berhasil membangun Bayern. Titik baliknya terjadi setelah mereka menundukkan Juventus 4-1 di Liga Champions. Kini mereka sudah memastikan satu gelar dan siap meraih dua gelar lainnya.

    REUTERS | RAJU FEBRIAN
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.