Empat Pemain Sriwijaya Dituding Melakukan Pengeroyokan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Sriwijaya FC (SFC) yang juga Kapten Timnas Indonesia Charis Yulianto (depan) menyatakan permintaan maaf kepada Yopi (kanan), suporter yang dianiayanya bersama beberapa pemain SFC lainnya, di RS Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Minggu malam (9/5). ANTARA/Dolly Rosana

    Pemain Sriwijaya FC (SFC) yang juga Kapten Timnas Indonesia Charis Yulianto (depan) menyatakan permintaan maaf kepada Yopi (kanan), suporter yang dianiayanya bersama beberapa pemain SFC lainnya, di RS Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Minggu malam (9/5). ANTARA/Dolly Rosana

    TEMPO Interaktif, Palembang - Suporter Sriwijaya melakukan aksi unjuk rasa di Stadion jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (10/5). Mereka kecewa dengan aksi pemukulan pemain Sriwijaya terhadap suporter.

    Massa suporter melakukan aksi mengelilingi stadion saat berlangsung pertandingan Piala Indonesia antara Sriwijaya dan Persisam. Qusoi, suporter Sriwijaya, meminta agar manajemen memberikan sanksi kepada pemain Sriwijaya yang memukuli teman mereka pada Sabtu (8/5). Empat pemain yang diduga terlibat pengeroyakan adalah Christian Warobay, Isnan Ali, Amrizal, dan Charis Yulianto.

    Kepala Kepolisian Kota Besar Palembang AKBP Cahyo Budisiswanto mengatakan, pihak sudah melakukan proses terhadap kasus ini. Dari fakta hukum, keempat orang ini sudah dijadikan tersangka dengan dikenaikan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Sebelumnya. Charis dan kawan-kawan sudah meminta maaf kepada suporter Sriwijaya dan menjenguk mereka yang menjadi korban dari insiden itu sehingga harus masuk rumah sakit. ARIF ARDIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.