Persijap Bertekad Jinakkan Macan Kemayoran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persijap Jepara. TEMPO/Nurdiansah

    Persijap Jepara. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Berada di zona playoff atau peringkat ke-15 Djarum Indoesia Super League dengan 37 poin membuat Persijap Jepara meningkatkan kewaspadaannya. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini bertekad meraih hasil sempurna saat bermain dalam dua laga sisa di kandang sendiri untuk menghindari zona degradasi dan zona playoff.

    Usaha pertama untuk mengamankan poin penuh dalam dua laga sisa di kandang sendiri akan dimulai saat Persijap menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (15/5). Meski harus berhadapan dengan tim sebesar Persija, kubu Persijap menyatakan tidak takut dan bertekad menjinakkan lawannya itu.

    “Kami tahu seperti apa kualitas Persija sebagai tim besar. Tapi kami tidak takut dan harus bisa menjinakkan mereka karena kami sedang berada dalam posisi yang kritis,” kata pelatih Persijap, Juanedi, saat dihubungi Tempo.

    Junaedi menjanjikan timnya akan bermain all out untuk mengejar kemenangan. “Keuntungan main di kandang harus kami manfaatkan. Kami akan mendapat dukungan penuh dari penonton. Oleh karena itu, kami akan bermain terbuka dan menyerang. Karena dengan cara itu kami bisa punya peluang mencetak gol dan mendapat kemenangan,” lanjut Junaedi.

    Dalam laga ini, Persijap kembali tidak bisa diperkuat salah satu pemain belakang andalannya, Ferly La’ala, yang masih cedera. Meski kehilangan Ferly, Junaedi menyatakan secara keseluruhan keseimbangan timnya tidak terganggu. Para pemain lain akan mengganti peran Ferly di lini belakang Persijap.

    Sementara kubu Persija, yang saat ini berada di peringkat ke-7 dengan 43 poin, tidak bisa memainkan gelandang bertahan andalannya, Mustafic Fachruddin. Pemain tim nasional Singapura ini mendapat akumulasi kartu kuning sehingga harus istirahat.

    Meski kehilangan Mustafic, tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut punya skuad yang dianggap lebih baik dibanding Persijap. Mereka punya banyak gelandang kreatif seperti Firman Utina dan Agus Indra yang bisa menguasai lapangan tengah untuk mengontrol pertandingan. Pemain belakang Baihaki Kaizan bahkan juga bisa berperan sebagai gelandang bertahan.

    Pelatih Persija, Benny Dolo, menyatakan timnya tidak ingin pulang ke Jakarta tanpa membawa hasil dari Jepara. Oleh karena itu, meski peluang merebut juara Liga Super sudah pupus, Macan Kemayoran tetap akan berusaha keras meraih kemenangan untuk menembus papan atas.

    “Saya tahu mereka (Persijap) sedang berjuang menghindari posisi kritis dari ancaman degrdasi, tapi kami juga ingin menang. Kami tetap ingin dan akan berusaha keras menembus papan atas di Liga Super,” katanya.

    ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.