Tim Asia Bertekad Tidak Akan Menjadi Penggembira di Afrika Selatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Motoaki Inukai berpose di depan poster skuad timnas sepakbola Jepang yang akan berlaga di Piala Dunia Afrika. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    Motoaki Inukai berpose di depan poster skuad timnas sepakbola Jepang yang akan berlaga di Piala Dunia Afrika. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    TEMPO Interaktif, Singapura: Tim-tim dari Asia akan meramaikan ajang Piala Dunia 2010. Keempat tim itu akan tampil di Afrika Selatan untuk menegaskan kembali perkembangan sepak bola di wilayahnya namun harus tampil pada grup-grup sulit. Mereka menegaskan tidak akan menjadi tim penggembira di Afsel.

    Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Korea Utara adalah tim-tim dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang akan tampil di PIala Dunia 2010. Selandia Baru, akan tampil untuk kali pertama di Piala Dunia sejak 1982, setelah lolos via babak play off.

    The Socceroos, julukan Australia, yang akan ditinggal pelatihnya Pim Verbeek setelah Piala Dunia usai, tampil cukup memikat di Piala Dunia Jerman 2006. Perjalanan mulus tim di babak penyisihan namun harus terhenti pada 16 besar setelah ditaklukkan juara bertahan Italia 1-0.

    Kali ini, Verbeek akan membawa pasukannya yang dikenal tak pernah menyerah dan berpengalaman dengan juara tiga kali Jerman, Ghana, dan Serbia di Grup D. Dengan materi pemain seperti gelandang Everton Tim Cahill dan rapatnya pertahanan yang dikomandani Lucas Neill ditambah liatnya kiper Fulham Mark Schwarze, tim optimistis akan bersinar ketika tampil di Afsel.

    “Kami bisa lolos ke babak 16 besar, saya yakin akan hal itu jika semua pemain siap dan bugar,” tegas Verbeek yang akan membawa pasukannya tampil pada laga perdana melawan Jerman di Durban pada 13 Juni, Senin (24/5).

    “Kami akan lolos ke 16 besar. Dan di sana apa pun bisa terjadi. Ini adalah grup yang berat namun para pemain sangat senang bisa bergabung di grup ini. Mereka melihatnya sebagai tantangan”.

    Harapan besar juga digantungkan Jepang. Berulangkali, pelatih Tekeshi Okada menegaskan bahwa skuad Samurai Biru-julukan Jepang bisa lolos ke empat besar, target yang teramat sulit dicapai di mana tim bersanding dengan “macan-macan seperti Kamerun, Belanda, dan Denmark  di penyisihan.

    “Saya belum mengubah target utama kami. Dengan 23 pemain ini kami percaya bisa mewujudkannya,” tegas Okada.

    Okada masih akan mengandalkan pengatur serangan klub Skotlandaia, Glasgow Celtic Shunsuke Nakamura. Dia akan ditemani gelandang muda Kesuke Honda, kini berskostum CSKA Moskow, yang andal menggunakan kaki kirinya. Di lini pertahanan Okada mempunyai barisan yang liat. Mereka akan dikomandani kapten tim Yuji Nakazama, telah tampil di 90 pertandingan akan memimpin lini.

    Tim Asia Lainnya, Korsel yang akan tampil di Piala Dunia yang ke delapan, tampil di semi final pada 2002 di kandang. Namun tim berjuluk Ksatria Taeguk dipaksa berjuang keras ketika gagal melewati babak penyisihan.

    Pelatih Huh Jung-Moo, yang timnya akan berhadapan dengan juara dua kali Argentina, Yunani, dan Nigeria di Grup B, akan menggantungkan permsainan kepada pemain sayap Manchester United Park Ji-sung.  Ia juga akan mengandalkan performa pemain sayap kanan Bolton Wanderers Lee Chung-Yong.

    Namun, Korsel mendapat Kendal di mana tidak akan tampil tanpa mantan bintang Fulham dan Reading Seol Ki-Hyeon, yang masih berjuang keras pulih dari cedera lutut setelah operasi. “Tim kami kuat sama seperti tim lainnya di Piala Dunia, karena setiap pemain mempunyai kepercayaan diri dan daya juang besar,” tegas Huh.

    “Mereka mempunyai mimpi dan gairah dan siap untuk tampil dengan semangat juang tinggi,” jelas pelatih yang akan membawa pasukannya berhadapan dengan Yunani pada laga pembuka di Port Elizabeth pada 12 Juni.

    Tetangga Korsel, Korea Utara akan tampil untuk pertama kalinya di PIala Dunia setelah tampil heroik di Piala Dunia 1966. Itu ketika tim tersebut mengejtukan dunia setelah menaklukkan Italia.  Melihat lawan-lawannya yang menjadi raksasa-raksasa di lapangan hijau, sedikit yang memprediksi tim bakal bisa lolos ke babak knockout.

    Korut akan ditunggu juara lima kali sekaligus favorit pemenang Brasil. Mereka juga akan berhadapan dengan Pantai Gading dengan bintangnya Didier Drogba dan Portugal yang mempunyai pemain sekaliber Cristiano Ronaldo.

    Tantangan yang sama dihadapi Selandia Baru. Mereka digadang-gadang hanya akan menjadi penggembira di Afsel. Itu jika melihat lawan-lawan yang akan dihadapi seperti Italia, Slowakia, dan Paraguay.

    Namun, pelatih Selandia Baru Ricki Herbert, yang tampil buat tim ketika tampil di putaran final di Piala Dunia 1982, mengaku kekuatan lawan-lawannya. Meski begitu ia melihat ini sebagai peluang untuk memetik poin. “Namun kami akan pergi ke sana(Afsel) dengan ambisi kuat untuk membuat pernyataan dan menyulitkan lawan sebisa yang kami mampu,” tegasnya.

    AP | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?