Lahm: Semifinal, Target Minimal Jerman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Berlin - Jerman boleh saja kehilangan beberapa pemainnya--termasuk kapten Michael Ballack--karena cedera. Namun kapten baru Tim Panser, Philipp Lahm mengatakan timnya menargetkan setidaknya posisi empat besar di Piala Dunia 2010 mendatang.

    Bek Heiko Westermann menjadi korban terakhir yang harus absen memperkuat juara dunia tiga kali tersebut. Pemain Schalke 04 itu cedera saat Jerman menang 3-0 atas Hungaria pada laga uji coba hari Sabtu kemarin.

    Selain itu, Ballack, Kristen Traesch, kiper Rene Adler dan pemain tengah Simon Rolfes juga terpaksa dicoret dari skuad karena cedera. "Tim tidak boleh terpengaruh oleh cedera para pemai," kata Lahm yang dipilih sebagai kapten Jerman, Minggu kemarin, kepada wartawan di markas latihan di Italia utara.

    "Target kami adalah semifinal tetapi pertama Anda harus memenangkan babak penyisihan grup. Kami ingin masuk ke semifinal meski kami ingin lebih dari itu," tambahnya.

    Jerman berada di Grup D bersama Ghana, Serbia dan Australia pada turnamen yang dilangsungkan di Afrika Selatan, 11 Juni-11 Juli mendatang.

    "Turnamen tengah menanti depan kami dan kami tahu kami memiliki tim yang baik. Para pemain ini adalah andalan di tim masing-masing. Kami harus memastikan tidak ada keraguan," kata Lahm, 26 tahun.

    Cedera pemain sepertinya akan memaksa pelatih Joachim Loew, yang enggan menanggil pemain baru, untuk merombak lini tengahnya. Lahm, yang memperkuat Bayern Muenchen, mengatakan ia merasa tidak nyaman jika ia harus beralih dari lini belakang ke lini tengah.

    "Untuk seorang pemain lebih mudah jika ia bermain di posisi yang sama dan saya lebih memilih bermain kanan (belakangh). Jangan pernah berpikir saya akan bermain sebagai gelandang bertahan. Saya hanya memainkan posisi ini sekali dalam enam tahun," katanya.

    REUTERS | RAJU FEBRIAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.