Sukses di Piala Dunia, Afrika Selatan Bidik Olimpiade 2020  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tarian Kembang api menghiasi langit Soccer City stadium, Johannesburg (12/7). Tarian kembang api ini menutup pesta kemenangan Spanyol atas Belanda dalam partai puncak Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. REUTERS/Oleg Popov

    Tarian Kembang api menghiasi langit Soccer City stadium, Johannesburg (12/7). Tarian kembang api ini menutup pesta kemenangan Spanyol atas Belanda dalam partai puncak Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. REUTERS/Oleg Popov

    TEMPO Interaktif, Cape Town -- Setelah sukses menggelar Piala Dunia, Afrika Selatan berharap bisa jadi tuan rumah Olimpiade 2020. "Kami bermaksud menyediakan kota kelas dunia sebagai tuan rumah Olimpiade pertama di Afrika 2020," kata Kepala Eksekutif Badan Olimpiade Afrika Selatan, Tubby Reddy, Rabu (14/7).

    Ide ini muncul setelah Presiden Jacob Zuma menyatakan kesuksesan negaranya menyelenggarakan Piala Dunia dan yakin bisa mengulangnya di Olimpiade 2020. "Kami tidak ragu, karena sudah memiliki fasilitas-fasilitasnya," katanya. Mereka membangun beberapa stadion baru dan memperbaiki sarana transportasi, energi dan komunikasi.

    Presiden Komite Olimpiade Internasional Jacques Rogge berada di Afrika Selatan akhir pekan lalu dan hadir di partai final Piala Dunia. Dia juga berdialog dengan Presiden Zuma. "Sejak awal Afrika Selatan dipilih sebagai tuan rumah Piala Dunia, kami yakin mereka bisa mengorganisir turnamen ini," ujarnya, "sekarang terserah negara anda jika ingin jadi tuan rumah Olimpiade."

    Komite Olimpiade sudah mengundang kota-kota yang tertarik menjadi tuan rumah. Namun baru akan menentukan pada pertengahan 2013. Cape Town pernah mengajukan diri pada 2004, namun dikalahkan Athena, Yunani, tempat lahirnya pesta olahraga terakbar sejagat itu.

    BBC | REZA M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.