Uni Emirat Arab Larang Penggunaan Vuvuzela di Atas 100 Desibel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Siphiwe Sibeko

    REUTERS/Siphiwe Sibeko

    TEMPO Interaktif,UAE:Otoritas Islam di Uni Emirat Arab (GAIE) menyatakan terompet vuvuzela  yang mempunyai tingkat suara di atas 100 desibel akan dilarang di negara Islam tersebut.

    Vuvuzela yang menyemarakkan pertandingan di Piala Dunia Afrika Selatan memaksa otoritas agama di UAE mengeluarkan fatwa nomor 11625.

    Khawatir dengan orang yang akan mendengarkannya, otoritas UAE menyatakan vuvusela hanya bisa dimainkan di stadion sepanjang suaranya tidak melebihi 100 desibel.

    “Importir dan para pedagang harus meyakinkan jika kekuatan suaranya tidak melebihi 100 desibel untuk menghindari kerusakan yang mendengarkannya,” kata pernyataan resmi otoritas Islam UAE, Kamis (15/7).

    “Bunyi vuvuzela yang beredar di pasaran bisa melewati 127 desibel,” jelas pernyataan resmi otoritas Islam UAE.

    Pemakaian Vuvuzela, menurut otoritas sepenuhnya berada di tangan lembaga. Meski melarang penggunaan vuvuzela di atas 100 desibel, otoritas tidak melarang digunakannya terompet tersebut.

    GOAL | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.