Ancelotti: Saya Tidak Butuh Torres!  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fernando Torres. AP/Dani Ochoa de Olza

    Fernando Torres. AP/Dani Ochoa de Olza

    TEMPO Interaktif, London - Juara Liga Primer Inggris, Chelsea, dikabarkan sudah menyiapkan uang lebih dari Rp 688 miliar untuk memboyong penyerang Spanyol, Fernando Torres, dari Liverpool. Tapi, Manajer Chelsea, Carlo Ancelotti, membantar kabar itu dengan menyatakan tidak butuh butuh pemain baru. "Saya tidak berpikir kami butuh penyerang lain. Tidak ada yang berubah karena beberapa hari mendatang, Didier Drogba, Nicolas Anelka, dan Salomon Kalou kembali dan kami masih punya Daniel Sturridge," kata Ancelotti dalam situs klub Chelsea.

    Ancelotti juga menegaskan kalau bek kiri Ashley Cole tidak akan meninggalkan Chelsea musim panas ini. Sebelumnya ada isu kalau bek Inggris tersebut akan bereuni dengan mantan bosnya, Jose Mourinho, di klub raksasa Spanyol, Real Madrid. 

    Torres ikut memperkuat Spanyol meraih sukses dengan menjadi juara dunia untuk pertama kali di Afrika Selatan, Juli lalu. Tapi, selama putaran final itu, penyerang yang sukses mencetak gol kemenangan Spanyol melawan Jerman di final Euro dua tahun lalu tampil kurang maksimal karena baru sembuh dari cedera kaki. Bahkan, saat masuk sebagai pemain pengganti dalam final Piala Dunia melawan Belanda, cedera yang ia alami kambuh lagi. 

    Itu sebabnya ada kabar kalau Chelsea kemudian mengajukan tawaran jauh setengah dari Rp 688 miliar itu. Setengahnya lagi bergantung pada kualitas penampilan Torres di lapangan. Manajer Liverpool yang baru, Roy Hodgson, tidak mau melepas Torres yang musim lalu juga kurang sukses bersama The Reds itu ketika masih di bawah asuhan manajer lama, Rafael Benitez. Hodgson bahkan ikut terbang ke Madrid bersama tim medis Liverpool untuk memastikan ujung tombaknya tetap bertahan di Anfield.
    GOAL | REUTERS | PRASETYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.