Jimmy: Kasihan Alex Dicopot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Jateng, Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo (kiri), berdiskusi dengan panitia dalam final sepak bola Piala Indonesia di Stadion Manahan, Solo, Jateng (1/8). ANTARA/R. Rekotomo

    Kapolda Jateng, Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo (kiri), berdiskusi dengan panitia dalam final sepak bola Piala Indonesia di Stadion Manahan, Solo, Jateng (1/8). ANTARA/R. Rekotomo

    TEMPO Interaktif,Jakarta:Wasit nasional Jimmy Napitupulu mengaku kasihan mendengar pencopotan Inspektur Jenderal Alex Bambang Riatmodjo sebagai Kepala Polisi Daerah Jawa Tengah. Menurutnya karena sepak bola jabatan seorang petinggi kepolisian dicopot.

    “Kasihan karena sepak bola akhirnya beliau diganti,” kata Jimmy melalui pesan pendek, Jumat (6/8).

    Sembilan kepala kepolisian daerah hari ini dimutasi. Mabes Polri menggeser Alex yang akan menempati posisi staf ahli kepala kepolisian dengan mantan Kepala Divisi Humas Polri Edward Aritonang.

    “"Ini mutasi biasa, tidak ada hubungan dengan kejadian di pertandingan sepak bola beberapa waktu lalu," kata Wakil Juru Bicara Polri Komisaris Besar Ketut Untung Yoga Ana, Jumat (5/7).

    Alex meminta Jimmy yang memimpin pertandingan final Piala Indonesia di Stadion Manahan Solo pekan lalu diganti pada babak kedua. Permintaan ini dilakukannya karena ada kekhawatiran laga antara Sriwijaya FC dan Arema Indonesia berakhir ricuh. Namun hingga akhir permainan yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Laskar Wong Kito situasi di stadion berjalan damai.

    Jimmy yang mengakrtu merah pemain Arema, Noh Alamsyah mengatakan hanya wasit yang bisa menggantikan wasit. Menurutnya sikap diam PSSI hingga saat ini tentang adalah untuk melindungi kepentingan klub di sana.

    “PSSI masih memerlukan izin pertandingan dari Kapolda untuk penyelenggaraan pertandingan. Karena di Jateng masih banyak klub Divisi Utama dan ada juga klub superliga. PSSI masih menahan diri,” tegasnya.

    Bagus wijanarko


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.