Dua Singapura Batal Masuk Sriwijaya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • M Noh Alam Shah. TEMPO/Nurdiansah

    M Noh Alam Shah. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO Interaktif, Palembang - Dua pemain asal Singapura, Noh Alam Shah Alam dan M Riduhan, tiba-tiba membatalkan dirinya bergabung dengan Sriwijaya FC. Alasannya, setelah berkeliling seharian, Jumat (6/8), Noh merasa tidak cocok dengan suasana kota Palembang.

    Batalnya dua singapura ini jelas mengagetkan media, karena pada Kamis (5/8) malam, keduanya dijamu oleh manajemen, juga dimuat berbagai media massa, yang isinya mengenai rencana penandatangan kontrak kedua pemain dengan manaajemen Sriwijaya FC.

    "Mereka menolak untuk bergabung, karena Piere Djangka tidak bisa bergabung dengan Sriwijaya,” kata Manajer Sriwijaya Hendri Zainuddin di hadapan puluhan wartawan di Sekretariat Sriwijaya di komplek Palembang Square, Jumat (6/8).

    Menurut Hendri, alasan penolakan, karena karena keduanya tidak cocok dengan suasana kota Palembang. Alasan lain, Sriwijaya gagal menarik Piere Djangka, sebab ketiga pemain ini adalah satu paket.

    Karena batal, kedua pemain yang sebelumnya sudah melakukan kesepakatan Sriwijaya, juga mengembalikan uang kesepakatan yang sudah dibuat. Hikmah dari batal merekrut dua pemain ini, kata Hendri, salah satunya untuk menjawab keinginan publik Palembang yang tidak menyukai sikap Noh yang temperamental.

    "Jadi, Noh sendiri yang menjawab dengan tidak mau bergabung dengan Sriwijaya,” ujar Hendri. "Kami terkejut juga dengan kabar bahwa Njangka sudah tanda tangan kontrak dengan Arema. Artinya dia batal bergabung dengan kita, meskipun telah ada perjanjian pra kontrak sebelumnya," katanya.

    Keputusan Njanka itu, juga berimbas dengan dua pemain Arema lainnya yang ingin bergabung dengan Sriwijaya FC, yakni Noh Alam Shah (striker) dan M Ridhuan (gelandang serang). "Gara-gara Njangka batal ke Sriwijaya FC, membuat Noh dan Ridhuan jadi gamang. Dua pemain ini ragu atas keputusan semula untuk bergabung dengan Sriwijaya FC," ujar dia.

    Yang jelas dengan batalnya tiga pemain ini,maka pilihan pelatih Ivan Kolev makin banyak karena sriwijaya juga harus cepat membentuk tim. “Paling lambat tanggal 9 Agustus tim sudah terbentuk,” kata Hendri.

    Sebelumnya Noh Alam Shah dan M Ridhuan telah tiba di Palembang, Kamis malam (5/8) untuk keperluan melihat langsung suasana Kota Palembang dan negosiasi kontrak kerja. Kedua pemain itu akan meninggalkan Palembang, Jumat malam .

    Arif Ardiansyah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.