Real Madrid Terlalu Kuat bagi LA Galaxy

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Real Madrid Mahamadou Diarra (kiri). AP/Alex Gallardo

    Pemain Real Madrid Mahamadou Diarra (kiri). AP/Alex Gallardo

    TEMPO Interaktif,Pasadena, California:Gelandang Spanyol Xabi Alonso menjadi pahlawan setelah mencetak gol kemenangan pada menit ke-72 buat Real Madrid yang sempat tertinggal, menang 3-2 dari Los Angeles Galaxy pada laga persahabatan setelah bermain di depan 89 ribu penonton di Rose Bowl Stadium.

    Tampil di depan pendukungnya, Galaxy unggul lebih dulu sebelum turun minum lewat gol dari bek Todd Dunivant. Tim MLS yang belum pernah kalah pada enam dari tujuh pertandingan itu menggandakan keunggulannya lewat gol dari titik penalti bintang Amerika Serikat Landon Donovan pada menit ke-45.

    El Real baru bangkit pada babak kedua. Setelah Jose Mourinho mengganti delapan pemainnya, Gonzalo Higuain mengemas gol pada menit ke-51 setelah menerima umpan manis Cristiano Ronaldo. Striker Argentina itu kembali menjebol gawang Galaxy 10 menit kemudian. Madrid yang tak terkalahkan di dua laga tur pramusimnya di California menutup kemenangannya lewat Alonso pada menit ke-72.

    Pada laga ini Mourinho sempat mengganti kiper Polandia Jerzy Dudek dengan pahlawan Spanyol di Piala Dunia 2010 Iker Casillas. Sebaliknya Sami Khedira yang baru diboyong dari Stuttgart tidak diturunkan meski menemani tim di pinggir lapangan

    Gelandang Galaxy, Clint Mathis yang menyatakan pensiun pada Selasa lalu tampil pada laga final dalam kariernya selama 27 menit. Ia menghabiskan 11 tahun merumput di ajang MLS dan memperkuat The Yanks 46 kali, termasuk turun di Piala Dunia 2002. “Kami sempat unggul 2-0 pada babak pertama. Namun keadaannya terbalik pada babak kedua,” katanya.

    Pernyataan Mathis diamini pelatihnya Bruce Arena. Menurutnya tusukan-tusukan yang dilancarkan para penyerang Madrid cukup menekan pertahanan timnya. “Ketika kami melakukan perubahan, saya mengira permainan mereka akan bertambah kuat,” katanya.

    Alonso, Higuain, Casillas dan Ronaldo memang tampil menggigit pada babak kedua. Buat Mourinho ia akan memakai para bintangnya untuk menyumbangkan gelar pada musim pertamanya di Santiago Bernabeu. “Jika kami tidak memenangkan gelar Liga Spanyol ataupun Liga Champions musim ini, itu merupakan sebuah kegagalan,” tegasnya.

    Mou ingin Madrid bangkit untuk bersaing dengan musuh bebuyutannya Barcelona. “Real Madrid mempunyai sejarah kemenangan. Dan ketika klub tidak menang maka ada masalah,” papar Mou menanggapi kegagalan Los Blancos yang selalu gagal meraih gelar sejak terakhir merebut trofi Liga Spanyol pada musim 2007-08.

    AP | GOAL | bagus wijanarko

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.