Scholes Belum Ingin Pensiun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/Nick Potts

    AP Photo/Nick Potts

    TEMPO Interaktif, Manchester - Paul Scholes menjadi bintang lapangan saat Manchester United menggilas Newcastle United 3-0 di Stadion Old Trafford, Selasa dini hari. Gelandang veteran berusia 35 tahun itu mampu mengorganisasi lini tengah MU dengan baik. Ia juga memberi dua umpan yang akhirnya bisa menjadi gol bagi Setan Merah. Penampilan gemilang ini membuat Scholes belum ingin pensiun dari sepak bola.

    “Aku belum memutuskan batas akhirku. Aku akan terus melangkah, menjaga penampilan baik, mendapat tempat di tim dan kemudian baru melihat apa yang terjadi,” katanya.

    Scholes telah berada di skuad MU sejak 1991 ketika masih berstatus sebagai pemain yunior. Mulai 1994 hingga sekarang, Scholes membela tim senior MU dengan 445 penampilan dan 101 gol. Gelandang yang tinggi tubuhnya hanya 170 sentimeter ini sudah pensiun dari tim nasional Inggris sejak 2004.

    Bersama Inggris, Scholes tampil sebanyak 66 kali dan memberi 14 gol. Saat ditanya keputusan pensiun dari tim nasional Inggris memberi pengaruh positif terhadap karier di klub, Scholes menyatakan, ”Aku kira iya. Kamu bisa mendapat sedikit waktu istirahat di sini dan di sana yang pada akhirya akan membuat kamu tetap segar dan jarang bepergian.”

    Saat melawan Newcastle, Scholes menjadi jantung permainan Setan Merah. Ia tak kenal lelah mengorganisasi serangan MU. Umpan-umpan yang ia berikan membuat pertahanan Newcastle kalang kabut. Scholes bahkan memberi da assist kepada Dimitar Berbatov di menit ke-33 dan Ryan Giggs di menit ke-85. Satu gol MU yang lain dicetak Darren Fletcher di menit ke-43.

    Meski mendapat pujian karena penampilannya, Scholes tetap merendah. “Hal yang paling penting adalah kami bisa memenangkan pertandingan ini. Kami harusnya bisa mencetak lebih banyak gol tetapi kami tetap menerima hasil kemenangan 3-0 ini,” ujarnya.

    “Mereka (Newcastle) bertahan dengan baik, bertahan terlalu ke dalam. Kami tidak mengawali permainan dengan baik tetapi begitu mendapat satu gol kami bisa terus menerus mengancam mereka. Banyak tim datang ke sini dan membuat sulit kami, kami hanya perlu sabar dan menjaga bola dengan baik.”

    GOAL/ARIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.